Kemendagri Setujui Perda Peningkatan Disiplin Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular

Kemendagri Setujui Perda Peningkatan Disiplin Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular
Foto: IST - Hj RA Anita Noeringhati

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati memastikan kalau  Peraturan Daerah ( Perda)  tentang peningkatan disiplin dan penegakan  hukum dalam pencegahan dan pengendalian wabah penyakit menular telah mendapatkan persetujuan dari Kemendagri .“Tentunya harus ditindaklanjuti dengan Pergub untuk mengaplikasikan perda itu sehingga tim justisi yang terdiri dari baik Pol PP, Kepolisian, TNI itu bisa bersama-sama untuk mendisiplinkan masyarakat,” katanya.

Mendisiplinkan ini menurutnya bukan menghukum tetapi mendisiplinkan , jadi mengajak masyarakat untuk sama-sama disiplin dengan protokol kesehatan.

Sebelumnya Ketua  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Toyeb Rakembang S.Ag  mengakui penanganann kasus covid-19 di Sumsel lambat.

Dia melihat sejauh pantauan hingga kini belum ada langkah kongrkrit yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel menekan tingginya angka covid-19 di Sumsel ini termasuk juga di DPRD Sumsel juga “Kita juga mengimbau dengan adanya perda tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian wabah penyakit menular dan bencana pihak eksekutif untuk segera mengambil langkah-langkah kongkrit sehingga perda ini betul-betul bermafaat kelangsungan kesehatan masyarakat kita Sumatera Selatan,” kata politisi PAN ini ketika ditemui di Fraksi PAN DPRD Sumsel, Jumat (22/1).

Selain itu dia melihat DPRD Sumsel tidak ada langkah kongkrit dalam menekan angka covid-19 di lingkungannya. “Kemarin aku usulkan  tolong setiap pintu , dibuat permanen westapel dengan sabun seperti di hotel, sampai hari ini pakai bos jerigen  besar , apa gawe itu,” katanya.

Untuk itu pihaknya akan melihat perkembangan hari kedepan ini, jika tidak ada respon, pihaknya akan menyurati. (net)