Kemenag Sumsel Galakan Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf Uang

Kemenag Sumsel Galakan Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf Uang
Foto: IST - Kemenag Sumsel bersama Gubernur Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Gerakan Literasi Zakat Nasional dan Wakaf Uang se-Sumsel Tahun 2020 di Hotel Beston, Palembang, 08-09 Oktober 2020. Kegiatan ini diikuti 30 peserta dan dibuka Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA, Kamis (8/10). 
Kakanwil dalam arahannya menjelaskan, eksistensi manusia sejatinya adalah sama. Baik sebagai aparatur sipil negara (ASN), pengurus yayasan, pengurus BWI, UPZ, atau lain sebagainya. Tugas kita umat Islam adalah menyelamatkan orang lain, baik di dunia maupun akhirat. 
“Dalam al Qur’an Allah SWT memerintahkan manusia untuk menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Tugas kita yang lain adalah membuat orang lain senang, bukan sebaliknya membuat orang lain susah atau sengsara. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tutur Mukhlisuddin. 
    
Mukhlisuddin berpesan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Jadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus berkiprah memajukan Gerakan Literasi Zakat Nasional dan Wakaf Uang di Sumsel. “Ikuti kegiatan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Semoga menambah wawasan dan menjadi bekal untuk terus membantu memasyarakatkan Gerakan Literasi Zakat Nasional dan Wakaf Uang,” harap Mukhlisuddin. 
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Evi Zurfiana SE, M.Pd.I dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) atau Nazir dan pengurus Baznas atau UPZ kabupaten/kota se-Sumsel. “Kegiatan digelar selama dua hari dengan harapan dapat memotivasi kesadaran ummat untuk berzakat dan berwakaf uang. Juga sebagai salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat,” tutur Evi. (rel)