Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Senpi dan Sajam

Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Senpi dan Sajam

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri, pimpin pelaksanaan pemusnahan senjata api (senpi), senjata tajam (sajam) dan Amunisi, hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polda Sumsel dan Jajaran Polda Sumsel. Rabu (05/08/2020). Pelaksanaan pemusnahan senpira, sajam dan amunisi dilaksanakan di halaman Mapolda Sumsel, senpira laras panjang sebanyak 533 pucuk. Senpira laras pendek sebanyak 296 pucuk, senpi pendek organik sebanyak 30 pucuk, senpi panjang sebanyak 19 pucuk dan sajam jenis pisau sebanyak 331 bilah dan amunisi sebanyak 107 butir. "Tadi senpi yang kita musnahkan tadi, bukan hanya senpi, tapi ada juga sajam. Senpi ini ada juga betul betul senpi buatan pabrik (senpi organik-red) bukan hanya buatan masyarakat saja." ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.

Senpi, sajam dan amunisi yang dimusnahkan ini, dijelaskan Kapolda Sumsel, hasil pendekatan dengan masyarakat juga hasil KRYD petugas kepolisian. "Senpi yang kita musnahkan ini sebagian merupakan serahan masyarakat dan juga sebagian dari KRYD, serta hasil dari penangkapan para pelaku pelaku," ujarnya. Untuk itu Kapolda Sumsel menghimbau kepada warga masyarakat, agar meninggalkan kebiasaan membawa senpi dan sajam, diharapakan masyarakat dapat menyelesaikan suatu permasalahan damai tanpa melanggar hukum. "Himbauan saya dengan adanya maklumat Kapolda ini tolong masyarakat kita dengan situasi sekarang, saya kira dengan senpi dan sajam, katakanlah itu untuk melindungi diri dulu, saya kira sekarang tidak perlu lagi cukup semua masalah kita selesaikan dengan solusi berdamai solusi dengan cara-cara tidak melanggar hukum," himbaunya.

Terkait masih tingginya tindak kriminal mengunakan senpi maupun sajam, ditegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, pihaknya akan terus mengelar operasi dan akan bertindak tegas sesuai aturan bagi pelaku kriminal. "Yang namanya kejahatan itu selalu ada dan kita terus melakukan operasi dan tentu kita akan melakukan tindakan tegas artinya sesuai dengan aturan jika itu membahayakan masyarakat membahayakan jiwa polisi tentu kita akan melakukan tindakan sesuai aturan," tegasnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru, mengapresiasi langkah Polda Sumsel memusnahkan senpi, sajam dan amunisi yang di sita dari para pelaku kejahatan atau yang diserahkan warga masyarakat."Saya mengapresiasi upaya Polda Sumsel menyelesaikan masalah ini, tampak dengan kekerasan sehingga masyarakat mengembalikan ini, bahkan jumlahnya hampir 1000 senpi maupun sajam ini luar biasa," ujar Herman Deru. (Ly)