Jembatan Musi VI Palembang Diperkirakan Rampung Tahun 2020

Jembatan Musi VI Palembang Diperkirakan Rampung Tahun 2020
Jembatan Musi VI

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA -Pembangunan Jembatan Musi VI yang menghubungkan antara seberang ilir yang tepatnya berada di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan 32 ilir kecamatan Ilir Barat II Palembang menuju  Kecamatan Seberang Ulu I yang tepatnya berada di kawasan Jalan Faqih Usman dan Jalan KH Wahid Hasyim SU I Palembang.

Seperti yang kita ketahui bahwa pengerjaan proyek jembatan Musi VI  ini sedikit terhenti 2 tahun yang lalu. Penghentian pengerjaannya diakibatkan banyak faktor diantaranya soal ganti rugi lahan yang belum clear and clean, akan tetapi kesemuanya itu insya allah akan dirampungkan pada tahun ini juga.

, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Ir. Darma Budhi melalui Sekretaris Dinas Dr. Hj. Megawati, ST. MT

 

Terkait permasalahan itu. Ketika diwawancarai di ruangannya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa  pembangunan Jembatan Musi VI insya allah akan selesai pada akhir tahun 2020  ini. "Saat ini kita tengah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk ganti untung dan  pembebasan lahan serta  mempersiapkan anggaran sebesar Rp 83 miliar. Anggaran sebesar itu diperlukan  sehingga semua proses pembangunan berjalan lancar tanpa ada halangan yang berarti," ujarnya 

Masih menurutnya, pembangunan Jembatan Musi VI ini sudah melalui beberapa  tahap salah satunya adalah pembangunan bentang jembatan, pembangunan oprit jembatan, dan jalan akses pendekat. Untuk  tahap pertama kemudian dianggarkan lagi untuk pembebasan ganti untung lahan masyarakat milik masyarakat yang berada di wilayah seberang ilir dan seberang ulu ".

Dikatakan oleh Megawati bahwa hal tersebut Sesuai dengan Visi dan misi Gubernur Sumsel H Herman Deru yang akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur baik Pembangunan Jembatan dan Jalan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, sehingga Gubernur Sumsel ingin pembangunan Jembatan Musi VI ini selesai akhir tahun 2020 ini, ungkap Alumni Universitas Sriwijaya ini  menambahkan. 

Selain ganti untung  lahan, yang saat ini masih menjadi permasalahan pembangunan proyek ini  adalah adanya pergantian PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) baru yang tugasnya tentang ganti untung  lahan. Saat ini, lahan yang menjadi persiapan untuk  sekarang ini adalah  lahan yang sudah dibebaskan baik dari utilitasnya juga sudah disiapkan dengan beberapa pihak terkait seperti PDAM, PGN dan Telkom. 

Masih Menurut Megawati, saat ini  ada sekitar 3 persil lagi lahan yang belum dibebaskan di kawasan seberang ilir sedangkan untuk kawasan seberang ulu belum jelas berapa angka realnya namun permasalahan ganti untung  lahan tersebut terletak pada harga yang ditetapkan oleh KJPP berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) pada tahun 2020 ini. Perlu diketahui bahwa proses pengerjaan proyek jembatan Musi VI ini sedang dalam proses tender. Setelah proses tender rampung, barulah pengerjaan proyek dapat dilaksanakan. 

Megawati berharap serta mengimbau kepada masyarakat supaya dapat  bersabar. "Kami juga saat ini tengah berperan aktif dalam menunjang dan mendukung program pemerintah serta berpartisipasi dan bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan khususnya ganti untung  lahan sehingga proses pengerjaan proyek jembatan  Musi VI ini tidak ada masalah lagi di kemudian hari sehingga dapat selesai akhir tahun ini sesuai dengan yang kita rencanakan dan harapkan," ujarnya. (re)