Flu Babi Afrika Masuk Palembang

Flu Babi Afrika Masuk Palembang
Suasana di salah satu peternakan babi di kota Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  – Ratusan Babi, milik peternakan di Talang Buruk Km 7 Palembang Provinsi Sumtera Selatan, mendadak mati. Diduga matinya ratusan babi ini, diserang Virus Flu Babi Afrika. “Ada 878 babi mati. Babi banyak mati itu benar. Awalnya sakit, tidak bisa makan, kemudian mati,” ucap ejabat Otoritas Veteriner Kota Palembang Dr Drh Djafrizal, Kamis (2/7) usai disidak bersama tim dokter dari Lampung di peternakan tersebut.

Dari hasil penelitian, Virus flu ini memiliki daya serang yang cepat terhadap hewan babi, dan inkubasi selama lima hari. “Kita curiga banyaknya babi yang mati ini, dan kita langsung cek ke lapangan,” tegasnya.
Babi ini, katanya didatangkan dari Lampung dan Medan. “Kalau yang masih anakan dari Lampung dan Babi besar dari Medan,” ungkapnya.

Adanya peristiwa ini, katanya pihak sudah melakukan koordinasi dengan komunitas Tionghua agar ada tenpat pemotongan khusus, sehingga memudahkan untuk memotong dan mengetahui siapa pedagangnya. “Kita khawatirkan masyarakat yang tidak tahu, jadi korban. Karena tergiur harga murah, tapi mereka tidak tau itu daging babi bukan daging sapi,” tandasnya.

Pedagang babi di pasar 16, Charles mengungkapkan, memang benar banyak babi mati. “Kejadiannya sejak dari bulan Mei 2020,” pungkasnya.(net)