Dua Pelaku Hipnotis Diringkus

Dua Pelaku Hipnotis Diringkus
teks:IST- tersangka dua pelaku hipnotis

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Dua pelaku hipnotis, tak berkutik saat diringkus langsung oleh personil Pidum dan Unit Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang saat berada di kawasan Pasar 16 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) Palembang, Senin (23/11) sekitar pukul 14.00 Wib.

Kedua tersangka hipnotis yaitu tersangka Kusi Chandra (35) warga Jalan DI Panjaitan Gang Keramat Rt 38 Rw 01 Kelurahan Tangga Takat Kecamatan SU II Palembang dan tersangka Sapion Nasution (47) warga Dusun Petaling Kampung II Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin. Selain mengamankan dua tersangka hipnotis, petugas juga mengamankan barang bukti 3 untai kalung emas yang diduga palsu, dan uang tunai Rp 100 ribu digulung kertas. Penangkapan kedua tersangka, berawal dari laporan Eni Herlina (33) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Dusun 1 Rt 01 Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI Sumsel, ke pihak kepolisian dengan Laporan Polisi Nomor: LPB/2464/XI/2020/Sumsel/Restabes/Spkt, tanggal 23 November 2020. "Benar anggota Pidum dan Tekab 134 saat berada di lapangan, mendapat informasi ada pelaku yang hendak melakukan penipuan dengan modus hipnotis," ungkap PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Sihombing, Selasa (24/11). Masih dikatakan PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang mendapat informasi petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan, saat dilakukan penangkapan kedua tersangka tanpa perlawanan dan mengakui aksi mereka. "Setelah dilakukan penyelidikan dan penangkapan kedua tersangka, saat dilakukan introgasi keduanya mengaku melakukan hipnotis," jelasnya. Selanjutnya kedua tersangka hipnotis bersama barang bukti, digelandang ke Mapolrestabes Palembang, guna proses hukum lebih lanjut. "Kedua tersangka telah kita tahan dan keduanya kita kenakan Pasal 378 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman pidana penjara empat tahun," ujarnya.

Korban Eni Herlina saat hendak Pasar 16 Ilir, Senin (23/11) sekitar pukul 11.30 Wib, ketemu dengan dua tersangka di Angkot. Kemudian tersangka Sapion mengajak korban bicara. "Waktu bicara itu korban tidak sadar dan mengikuti pelaku sampai ke daerah Lemabang, setelah turun dari mobil tersangka Kusi mengeluarkan 3 untai kalung emas, dengan memberikan 1 untai kepada korban untuk membeli barang tersebut seharga Rp 7 juta, dan satu untai kepada tersangka Sapion guna meyakinkan korban, sementara tersangka Sapion memberikan gulungan uang kertas 100 ribu seakan-akan membeli emas tersebut," jelas PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana. (Ly).