Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polrestabes Jajaran Ungkap 18 Kasus 3C Sepanjang November

Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polrestabes Jajaran Ungkap 18 Kasus 3C Sepanjang November
Foto: IST - Kabid Humas Polda Sumsel

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Minggu ke IV bulan November 2020, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel dan Polres  Polrestabes Jajaran, berhasil mengungkap 18 Kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor). "Minggu ke 4 bulan November 2020 ada sebanyak 18 kasus 3C, yang berhasil diungkap Ditreskrimum dan Polres jajaran, yang berdiri dari 11 kasus curat, 3 kasus curas, 2 kasus curanmor dan 2 kasus pembunuhan, sementara untuk kasus penganiayaan berat di minggu ini nihil," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Senin (30/11).

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sumsel, dari 18 kasus 3C yang berhasil diungkap, dengan posisi pertama terbanyak diungkap dari Polres OKU Timur sebanyak 4 kasus, diikuti Ditreskrimum Polda Sumsel sebanyak 3 kasus. Kemudian dari Polrestabes Palembang sebanyak 1 kasus, Polres Ogan Ilir (OI) sebanyak 1 kasus, Polres Banyuasin sebanyak 2 kasus, Polres Lahat sebanyak 1 kasus, Polres OKU sebanyak 1 kasus, Polres OKI sebanyak 1 kasus, Polres Prabumulih sebanyak 1 kasus, Polres Pali sebanyak 1 kasus, Polres Muratara sebanyak 1 kasus dan Polres Pagaram sebanyak 1 kasus. Sebaliknya, jajaran Polda Sumsel yang nihil mengungkap kasus 3C yaitu Polres Mura, Polres Muba, Polres Muara Enim, Polres Lubuk Linggau, Polres OKU Selatan dan Polres Empat Lawang.

Ditegaskan Kabid Humas Polda Sumsel, walau masa pandemi masih melanda dunia khususnya Provinsi Sumsel, tidak menghentikan langkah petugas untuk memberantas pelaku-pelaku tindak pidana 3C. Meskipun saat ini masih di masa pademi Covid - 19, pihaknya tetap melakukan pengungkapan terhadap kasus kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam mengungkap kasus 3C di wilkum Polda Sumsel. "Untuk meminimalisir tindak pidana 3C, masyarakat diharapkan agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan di lingkungannya masing- masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua, untuk menghindari aksi curanmor," ingat Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi. (Ly).