Dit Pam Obvit Polda Sumsel Bagikan Masker

Dit Pam Obvit Polda Sumsel Bagikan Masker

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA - Guna meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya Protokol Kesehatan (Prokes) Covid - 19, terutama pengunaan masker di tengah pandemi Covid - 19, jajaran Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah pimpin Wadir Pam Obvit, AKBP Raden Bobby Aria Prakarya SIK didampingi Kabag Bin Opsnal AKBP Anna Susila SE beserta jajaran bersama TNI membagikan masker ke masyarakat. Kali ini rombongan menyambangi lokasi keramaian tepatnya di Pasar Modern Plaju Palembang, Senin (22/2).

"Kegiatan sosialisasi ini melibatkan Anggota Polri dari Dit Pamobvit, Dit Binmas Polda Sumsel tapi juga anggota TNI dengan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya menekan penyebaran virus corona atau Covid-19," ungkap Wadir Pam Obvit, AKBP Raden Bobby Aria Prakarya SIK.

Masih dikatakan beliau, pihaknya bukan hanya membagikan masker saja, akan tetapi sosialisasikan penting melaksanakan Prokes Covid -19."Tempat yang dijadikan sosialisasikan adalah sentra atau pusat keramaian masyarakat dan kali ini Pasar Modern Plaju Palembang, kita melakukan himbauan dan penyuluhan sekaligus pembagian masker gratis masyarakat sekitar serta pemasangan stiker dan spanduk tentang protokol kesehatan Covid-1," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kabag Bin Ops Ditpam Obvit Polda Sumsel, AKBP Anna Susila SE, kegiatan kampanye pengunaan masker bertujuan untuk menciptakan kondisi serta memberikan edukasi masyarakat yang disiplin dalam pengunaan masker. "Di sini kita bukan hanya mengedukasi dan mensosialisasikan akan tetapi kita juga melakukan penegakan yustisi dalam pemakaian masker yang merupakan Program Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo, MSI. Terutama dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah penularan covid-19 di wilayah kota Palembang Sumsel umumnya,” ujarnya.

Selain mensosialisasikan Protokol kesehatan yang dikampanyekan itu seperti 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Dalam kegiatan tersebut pihak Dit Pam Obvit juga melakukan pembagian masker, pemasangan stiker, pemasangan spanduk, pemasangan leaflet, mobil cuci tangan dan papan bicara. (Ly).