Dinsos Empatlawang Sambangi Nubi

Dinsos Empatlawang Sambangi Nubi
teks:IST- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Eka Agustina saat mengunjungi Nubi, pria lansia yang hidup prihatin dan sebatang kara di salah satu gubuk di belakang rumah warga, Selasa (16/2).

EMPAT LAWANG, MEDIASRIWIJAYA - Tim dari Dinas Sosial dan Kelurahan Tanjung Kupang, mendatangi seorang pria lanjut usia (Lansia), Nubi (64) tercatat sebagai warga Kampung Tanjakan RW 10 Kelurahan Tanjung Kupang, Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, yang hidup prihatin dan sebatang kara di salah satu gubuk di belakang rumah warga, Selasa (16/2)

Kedatangan tim ini, karena mendapat laporan Ketua RW setempat, yang melaporkan bahwa ada warga atas nama Nubi, hidup sebatang kara, saat ini hanya mengandalkan belas kasih tetangganya untuk makan sehari-hari. Selain tinggal di gubuk dengan ukuran kurang lebih hanya 2x3 meter, berdindingkan papan dan atap seng yang sudah rusak di sana-sini, Nubi juga megalami sakit diduga sakit ginjal. Lurah Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi, Mahdalena mengatakan, awalnya pihaknya mendapat laporan dari Ketua RW setempat, bahwa ada warga lansia yang terlantar di wilayah RW-nya. Mendapat laporan itu kata Mahdalena, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, untuk menindaklanjuti laporan tersebut."Ternyata benar bahwa ada lansia sebatang kara, yang butuh uluran tangan kita semua di RW itu," ungkap Mahdalena. Oleh karena itu kata Mahdalena, tidak menunggu waktu lama, pihaknya bersama Dinas Sosial, mendatangi lokasi keberadaan lansia tersebut, untuk meninjau langsung kondisi lansia itu, apa yang diperlukan lansia tersebut untuk dibantu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Eka Agustina mengatakan, dari hasil kunjungan pihaknya ke lokasi rumah lansia yang dimaksud, Dinas Sosial akan menindaklanjuti terlebih dahulu Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bersangkutan."Karena kondisi kesehatan yang bersangkutan tidak begitu baik dan memerlukan perawatan kesehatan," kata Eka. Kemudian sambung Eka, pihakhya juga akan menindaklajuti kondisi tempat tinggalnya karena sangat tidak layak huni. "Kemudian, karena dia juga sebatang kara, kita minta RT atau RW-nya, agar memantau/memonitor setiap hari yang bersangkutan, karena dia memang hidup sebatang kara," jelas Eka. Pihaknya terang Eka, sangat berterima kasih kepada pihak RT/RW serta Lurah Tanjung Kupang, yang cepat tanggap memberitahu ada warganya yang memerlukan bantuan sosial seperti hari ini. Karena, kata Eka, tidak mungkin Dinas Sosial akan mampu memantau itu semua tanpa bantuan RT/RW dan Lurah/Kepala Desa."Besok (hari ini, red) kita segera koordiansi dengan Dinkes untuk segera membawa lansia ini ke fasilitas kesehatan, untuk dicek dulu kondisi kesehatannya," jelas Eka.

Sementara itu Ketua RW 10 Tanjung Kupang, Amrul menceritakan lansia atas nama Nubi ini, sebelum mengalami sakit, pekerjaannya adalah sebagai pemulung. Namun beberapa bulan terakhir, yang bersangkutan mengeluh sakit dan tidak lagi bisa mencari barang rongsokan untuk dijual demi makan sehari-hari. "Dia ini tidak ada keluarga di sini, hidupnya telantar tidak ada yang mengurus. Kalau dulu nyari rongsokan dijual baru beli beras, kalau sekarang dia sakit, hanya mengandalkan belas kasih warga sekitar," cerita Amrul. Selaku RW, Amrul mengaku senang karena Dinas Sosial Empat Lawang, cepat merespon laporan pihaknya. Terbukti, tim dari Dinas Sosial yang langsung dipimpin kepala dinasnya, turun ke lokasi untuk membantu yang bersangkutan. (rodi)