Copet di Pasar 16 Ilir Babak Belur Dihajar Massa

Copet di Pasar 16 Ilir Babak Belur Dihajar Massa
ms/lily - Tersangka copet digelandang petugas setelah sebelumnya babak belur dihajar massa di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Hanya beralasan butuh uang, Husni Thamrin alias Kojek (32), raja copet babak belur dihajar warga dan pengunjung Pasar 16 ilir, karena nekat mencopet korbannya yang tengah berbelanja di taman bawah Jembatan Ampera Kelurahan Ilir Timur (IT) 1 Palembang, Jumat (15/3) pukul 16.00 wib.

Beruntung, nyawa warga Jalan Majapahit 8 RT 20 RW 01 No 54 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU Palembang, berhasil diamankan petugas kepolisian Polsek IT 1 Palembang, dari amukan warga dan pengunjung Pasar 16 Ilir, berikut barang bukti tas dukung warna merah dan sebuah dompet hitam berisikan uang tunai Rp 140 ribu.

Menurut pengakuan tersangka Husni, dirinya bekerja seorang diri, dimana dalam beraksi korban telah di intai sejak korban pulang berbelanja di Pasar 16 Ilir Palembang.

 "Saya memang sering Pak mencopet di Pasar 16 Ilir. Setidaknya ada 5 kali saya beraksi copet, ketangkap baru dua kali di sini (Polsek IT 1 )," ujarnya, Selasa (2/4).

Diceritakan tersangka Husni, korban Meli, bersama adik sepupuhnya usai berbelanja peralatan dapur, saat itu korban hendak pulang menuju lokasi parkir motor di JCO BKB, setiba di taman bawa Jembatan Ampera. Tiba-tiba tas dukungnya terasa berat, ternyata tersangka Husni sedang membuka resleiting tas korban. 

"Saya pepet aja dia, langsung buka resleiting tas ambil dompet dan ada uangnya Rp 140 ribu, waktu saya ambil uang ketahuan. korban dan langsung diteriaki maling," jelas kernet angkot ini.

Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Iptu Jhoni Palapa membenarkan jika tersangka diamankan dari amukan warga karena tertangkap tangan melakukan copet. "Kita mengamankan spesialis sekaligus residivis copet di Pasar 16 Ilir, tersangka ini sempat berhasil membawa isi dalam tas korban hingga diteriaki maling, dan tersangka berhasil ditangkap warga, tersangka ini juga sempat dipukuli warga," ungkap Kompol Edi Rahmat.

Masih dikatakan Kapolsek IT 1 Palembang, dari catatan kepolisian tersangka ini pernah ditangkap dengan kasus yang sama. "Tersangka ini juga merupakan residivis kasus yang sama, mendekam di Rutan Pakjo selama 1,5 tahun,"jelasnya. (Ly)