Bupati dan Wakil Bupati  Empat Lawang tak Divaksin

Bupati dan Wakil Bupati  Empat Lawang tak Divaksin
foto (rodi/ms) : Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana saat menjalani screening kesehatan, di RSUD Tebing Tinggi, Kamis (4/2).

EMPAT LAWANG, MEDIA SRIWIJAYA - Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, tidak menjalani vaksinasi karena gagal memenuhi syarat kesehatan yang telah ditentukan sebagai penerima pertama vaksin COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Empat Lawang, Kamis (4/2).

Diketahui, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad pernah terpapar COVID-19, sementara Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana gagal menjadi penerima vaksin karena tidak lolos screening kesehatan akibat tekanan darah tinggi.

Meski demikian, sejumlah pejabat seperti Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu dan Pj Sekda Empat Lawang, Indera Supawi serta Ketua DPRD Empat Lawang, Persi berhasil melewati screening kesehatan dan dinyatakan layak menerima injeksi vaksin buatan Sinovac tersebut.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengatakan, masyarakat di Empat Lawang diharapkan untuk tidak salah mengerti mengapa dia dan istri tidak divaksin. Hal ini karena dirinya bersama istri merupakan alumni (orang yang pernah, red) baru terpapar COVID-19. "Tapi kalau sudah 6 bulan (setelah sembuh), pasti divaksin juga," jelas Joncik saat melauching pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Empat Lawang, yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang, kemarin.

Joncik memastikan, vaksin COVID-19 sangat aman digunakan dan yang pasti sudah teruji kehalalannya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Jadi, jangan takut divaksin. Saya melihat langsung kondisi Gubernur Sumsel yang menjadi orang pertama divaksin di Sumsel, sampai kemarin saya lihat beliau tetap sehat bugar sejak divaksin," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Sulni menyampaikan, vaksin COVID-19 yang diterima Kabupaten Empat Lawang, sebanyak 2 ribu vial dengan sasaran vaksinansi tahap pertama ini sebanyak 1.181 orang, yang terdiri dari tanaga kesehatan (PNS dan non PNS), dan pejabat publik. Di antaranya, Bupati dan Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim, serta Kajari bersama Kepala BNNK. "Kita terima vaksin itu pada hari Senin kemarin sebanyak dua ribu vial, langsung pada hari itu juga kita distribusikan ke 11 tempat pelayanan vaksin seluruh Empat Lawang dengan total seribu vial. Sisa seribu vial, kita simpan di gudang medis Dinas Kesehatan untuk ( nantinya digunakan pada tahap kedua 14 hari berikutnya," ungkap Sulni.(rodi)