BPJS Kesehatan Nunggak Rp10 Miliar

BPJS Kesehatan Nunggak Rp10 Miliar
Suasana di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. (Foto Ist)

OKU, MEDIASRIWIJAYA - BPJS Kesehatan sejak 1 Juli 2019, tidak membayar kewajibannya kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Soetowo Baturaja, dengan tunggakan sebesar Rp10 miliar.

"BPJS Kesehatan terakhir membayar kewajibannya ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, 30 Juni 2019," ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya, melansir rmolsumsel, kemarin.

Akibatnya itu tadi, sejak 1 Juli 2019 hingga 17 November 2019, pegawai RSUD Ibnu Soetowo Baturaja belum menerima uang jasa BPJS Kesehatan.

"Pegawai tetap bekerja maksimal namun belum menerima jasa atas pekerjaan," imbuhnya.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, dr Rynna Dyana, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (18/11), menjelaskan, tunggakan klaim BPJS itu terhitung sejak Juli hingga Oktober 2019, sekitar Rp 10 M.

Kendati BPJS nunggak empat bulan, dr Rynna tetap menjamin memberikan pelayanan prima kepada seluruh pasien BPJS Kesehatan.

"Untuk obat-obatan, bahan sekali pakai buang (BNHP) seperti infus dan makanan bagi pasien tidak ada masalah sama sekali karena semuanya sudah kita sediakan sejak awal tahun," ujarnya.(net)