BKB Direvitalisasi TNI, DPRD Sumsel Nilai Wajar karena TNI Berpikir untuk Kepentingan Rakyat

BKB Direvitalisasi TNI, DPRD Sumsel Nilai Wajar karena TNI Berpikir untuk Kepentingan Rakyat
Poto:  Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syamsul Bahri

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Ide Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn yang resmi melayangkan surat kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) H Prabowo Subianto dan sejumlah Kementerian agar Benteng Kuto Besak (BKB) dapat direvitalisasi oleh pihak Kemenhan RI, Rabu (30/9) lalu ditanggapi positif oleh pihak DPRD Sumsel.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syamsul Bahri menilai wajar kalau ada desakan sejumlah pihak kalau TNI yang akan mengelola Benteng Kuto Besak (BKB) ke depan dengan membuka akses bagi masyarakat bisa masuk dalam BKB. “TNI berpikirnya untuk kepentingan masyarakat,” katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (1/10).
    
Namun jika BKB mau diambil alih oleh Pemprov Sumsel atau Pemkot Palembang, politisi Partai Nasdem ini menilai tentu sangat berat karena berkaitan dengan anggaran. “Sebenarnya kota Palembang harus berterima kasih karena pembiayaan itu semuanya masuk di TNI, wajar menurut aku, silahkan saja TNI mengelola BKB. Apalagi menyangkut aset negara seperti BKB, jika TNI bisa mengelola BKB menurutnya wajar dan dipersilahkan saja, yang penting semuanya untuk rakyat, menurut saya begitu,” katanya. (dd).