HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Beralasan Gaji Kecil dan Tidak Ada Hari Libur, Angga Rianda Yang Masih Kerabat Nekat Membobol Warung Bakso Soni,

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Beralasan gaji kecil dan tidak ada hari libur. Angga Rianda, masih kerabat pemilik warung Bakso Soni, nekat membobol Warung Bakso Soni di kawasan Jalan Srijaya Negara Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang, hanya bisa pasrah saat diringkus tim Batman Polsek Ilir Barat (IB) 1 Palembang tidak jauh dari TKP usai aksi mencuri terekam CCTV. Rabu (11/5) pukul 02.30 wib.

Penangkapan tersangka Angga dipimpin langsung Kanit Reskrim, Iptu Apriansyah dan Panit Reskrim Polsek IB 1 Palembang, sesuai petunjuk korban dan saksi serta rekaman CCTV.

“yang kita amankan ini pelaku pencurian dengan pemberatan, pelaku ini mengambil barang barang berharga di Warung Bakso Soni, pelaku dengan korban ini masih satu kerabat, dari rekaman CCTV pelaku dikenali dari pakaian dan cara jalannya,” ungkap Kapolsek IB 1 Palembang, Kompol Roy A Tabunan, kemarin.

Dijelaskan Kapolsek IB 1 Palembang.
Tersangka Angga Rianda, warga Jalan Raya Puskesman Kelurahan Pondok Aren Kabupaten Tanggerang Selatan Provinsi Banten bersama dua temannya Defri dan Putra (DPO), nekat membobol warung bakso milik tantenya. Minggu (24/4) sekitar pukul 01.20 wib.

Modus tersangka Angga, Defri dan Putra, dimana tersangka Angga sebagai petunjuk jalan mengingat dirinya sempat bekerja di warung Bakso Soni sebelum di pecat. Dalam aksinya tersangka Defri bertugas mencongkel ventilasi atas pintu ruko bagian belakang sambil mematikan listrik, bersama dengan Angga masuk ke dalam warung sedangkan tersangka Putra bertugas mengawasi lokasi.

Didalam warung tersangka Angga dan Defri langsung beraksi membawa kabur dua tabung gas melon 3 kg sebanyak 2 buah. Televidi led 56 inci dan uang tunai Rp 216.000 serta pentol bakso didalam freezer sebanyak 3 kg juga hilang dibawa kabur.

“pelaku (tersangka Angga-red) sempat bekerja, di sana karena ada sesuatu tidak pas akhirnya dipecat, satu hari pemecatan melakukan aksi pencurian,” jelasnya.

Aksi pencurian ini ketahuan siang hari, saat pemilik warung hendak memasak didapati tabung gas telah hilang, saat di periksa televisi di lantai dua juga telah hilang, atas kejadian ini korban pun melapor ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek IB 1 Palembang.

Dari hasil pengembangan pihak kepolisian ternyata aksi tersangka bersama dua rekannya bukan hanya sekali akan tetapi sudah beberapa kali menyebabkan warung bakso soni jika dihitung hitung setidaknya sudah ada 20 tabung gas hilang.

“Dari hasil pengembangkan pelaku ini sudah sering dan lama, total tabung gas yang hilang mencapai 20 tabung gas secara berkala sejak yang bersangkutan masih berstatus karyawan disana,” jelasnya.

Bukan hanya itu. Masih dikatakan Kompol Roy, korban selain membuat warung bakso juga memiliki toko alat kesehatan seperti tabung oksigen ditengah situasi pandemi covid – 19. Pelaku berhasil membawa kabur alat kesehatan dan tabung oksigen.

“Pada saat pandemi covid ada 17 tabung oksigen diambil pelaku sesudah di jual, saat ini kita masih melakukan pengembangan barang barang apa saja yang dicuri pelaku,” tegasnya.

Sementara itu. Tersangka angga dengan tangan di borgol dan wajah tertunduk mengaku jika aksi mencuri dilamar belakangi kesal dan sakit hati. “Aku ditangkap maling tabung gas 20 buah sama tabung oksigen 17 buah bersama teman teman Defri dan Putra, hasilnya masing masing seharga 100 ribu duet habis untuk makan dan judi sloot, aku sakit hati diberhentikan aki sakit hati karena gaji kecil katek libur” akunya.

Saat ini petugas masih mengejar dua tersangka lagi yang masih buron. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara minimal 7 tahun maksimal 9 tahun. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *