Bedah Rumah 199 Unit Dana APBN 

Bedah Rumah 199 Unit Dana APBN 
teks foto: Kepala Dinas Perumahan Pemukiman kota Pagaralam David Kenedi

PAGARALAM, MEDIASRIWIJAYA - Dinas Perumahan Pemukiman kota Pagaralam sebelumnya sempat ketar- ketir karena terhambatnya program bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS) tahun 2020 karena Pandemi Covid. Selain itu karena aturan untuk itu tak kunjung muncul. Namun akhirnya Program BSPS bisa terwujud setelah adanya Perpres no.72 tahun 2020. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Perumahan Pemukiman kota Pagaralam David Kenedi, Minggu (5/7).
Bentuk kegiatan adalah bedah rumah 199 unit yang dananya sumber dana APBN melalui Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Sumsel. Adapun rumah yang akan dibedah tersebut tersebar di 3 kelurahan yakni kelurahan Tanjung Agung, Sidorejo dan Tebat Giri. "Untuk yang dana APBN sudah berjalan di 3 kelurahan di atas,"terangnya. 

Lanjut David, Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2020 dikeluarkan, akhirnya proyek ini bisa dilaksanakan dan kini sedang bergerak. Sementara Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) dengan jumlah 126 unit dibiayai DAK tersebar di Kelurahan Besemah Serasan, Nendagung dan Beringin Jaya masih menunggu. "Program ini (BSPS) sempat dipending lantaran terkendala dengan aturan. Setelah adanya Perpres no.72 tahun 2020 kegiatan inipun bisa kita laksanakan,"urai David. 
Masih kata David, untuk bedah rumah besaran bantuan Rp.17,5 juta dengan rincian Rp.15 juta untuk bantuan material sisanya untuk tambahan bantuan upah tukang. Sedangkan untuk pembangunan baru (PB) besaran bantuan Rp.35 juta dengan rincian Rp.  30 juta untuk material sisanya untuk bantuan upah. Saat ini yang sudah berjalan adalah bedah rumah atau peningkatan kualitas di kelurahan Tanjung Agung, Tebat Giri dan Sidorejo. Dengan adanya program BSPS ini semakin banyak masyarakat yang rumahnya layak dan memiliki rumah. (Repi)