BBPOM di Palembang Bekali 500 Siswa SMP Xaverius Maria Tips Jadi Konsumen Cerdas
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sadar akan kesehatan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palembang menggelar sosialisasi keamanan pangan di Xaverius Centrum Studioroom, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kunjungan Edukasi pada Kegiatan Kokurikuler dengan tema besar “Generasi Sehat dan Bugar”.
Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan guru pendamping dari SMP Xaverius Maria antusias mengikuti rangkaian acara. Edukasi ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan memilih konsumsi pangan yang aman dan bermutu di lingkungan sekolah.
Edukasi Interaktif dan Aplikatif
Hadir sebagai narasumber, Sri Arini dan Adella M. Sahara memaparkan materi krusial yang dikemas secara menarik, antara lain:
• 5 Kunci Keamanan Pangan di Sekolah: Panduan praktis bagi siswa dalam memilih jajanan.
• Pemanfaatan Aplikasi BPOM Mobile: Cara digital untuk mengecek legalitas produk.
• Informasi Nilai Gizi: Mengajak siswa lebih teliti membaca kandungan nutrisi pada label.
• Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa): Slogan andalan untuk memastikan produk layak konsumsi.
Agar materi lebih mudah dipahami, BBPOM di Palembang juga membagikan media edukasi berupa leaflet dan poster yang dipajang di area kegiatan. Visualisasi ini terbukti efektif menarik perhatian para siswa untuk mempelajari standar keamanan pangan secara mandiri.
Membangun Generasi Emas 2045
Suasana di dalam ruangan berlangsung meriah. Diskusi dua arah tercipta saat sesi tanya jawab, di mana para siswa tampak kritis menanyakan keamanan pangan yang sering mereka temui sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan gimmick menarik bagi peserta yang berhasil menjawab kuis dengan tepat.
“Kegiatan edukasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan oleh tim BBPOM di Palembang. Fokus kami adalah memastikan keamanan pangan di lingkungan sekolah tetap terjaga demi mencetak Generasi Sehat untuk Indonesia Emas 2045,” ujar tim narasumber di sela-sela kegiatan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara instansi pengawas obat dan makanan dengan institusi pendidikan dalam menjaga kesehatan generasi penerus bangsa.(*)





