Banjir di Empat Lawang Sumsel Sapu Lahan Sawah Siap Panen 

Banjir di Empat Lawang Sumsel Sapu Lahan Sawah Siap Panen 
foto : salah satu korban yang sawahnya habis tersapu luapan air sungai keruh, hanya bisa pasrah dan berharap bantuan dari pemerintah daerah.

EMPAT LAWANG, MEDIA SRIWIJAYA - Sekitar 10 hektare sawah siap panen milik warga di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan (Sumsel) disapu banjir yang terjadi akibat curah hujan deras pada Minggu (26/7) dini hari waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).

Air sungai keruh meluap dan menyebabkan sekitar 10 hektar sawah siap panen tersapu air. Dengan kejadian ini, petani di kawasan tersebut terancam gagal panen, karena padinya rusak tersapu air.
Ibu Jati (50), Warga Desa Talang Padang yang lahan persawahannya gagal panen diakibatkan tersapu sungai air keruh mengatakan, ia sudah tiga tahun bersawah dan lahan persawahan ini bukan miliknya akan tetapi menumpang (Bagi Hasil, red).
"Luas lahan sawah ada tujuh pancang, semuanya tersapu air sungai yang meluap. Modal dan rasa capek selama ini, hilang begitu saja," ungkapnya seraya meneteskan air mata.
Ia berharap, pemerintah daerah bisa memberikan solusi atau bantuan, karena mereka sangat berharap dari hasil sawah tersebut. "Rencananya hasil sawah bisa buat kebutuhan keluarga, namun semuanya hilang," imbuhnya.
Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) Noperman Subhi mengatakan, kurang lebih sepuluh Hektar lahan persawahan warga tersapu oleh sungai air keruh.
"Hampir 10 hektar lahan sawah yang gagal panen, karena luapan dari sungai Air Keruh Paiker semalam, akibat hujan dari bukit," ujarnya.
Menurut Noperman, musibah ini sudah dilaporkan ke BPBD Empat Lawang, dengan harapan bisa segera turun ke lapangan untuk memantau secara langsung. "Kami sangat berharap, kiranya ada solusi terbaik supaya kejadian serupa tidak terulang. Tentunya pihak terkait turun langsung ke lapangan, supaya mengetahui secara detail penyebab terjadinya banjir seperti ini," ujarnya.(rodi)