Arniza Nilawati Tekankan Keberadaan Kaum Milenial Memiliki Fungsi Kontrol Sosial Terhadap Kebijakan Pemerintah

Ogan Ilir, mediasriwijaya.com – Keberadaan Kaum Milenial memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan negara seperti fungsi untuk melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah agar kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dapat tepat sasaran, efektif dan efisien mensejahterakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPD RI Komite IV Arniza Nilawati, S.E., M.M., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Interaktif “UMKM Tumbuh, Ogan Ilir Bangkit”, yang bertempat di Aula Pendopo Pemkab Ogan Ilir dan diikuti Ketua Bawaslu, Kadin Koperasi dan UMKM, Founder Ruang Gagasan Kabupaten Ogan Ilir, Ketua Aspenku, Ketua dan Rombongan GAMKI, HIPMI, HPP Muratara, PMKRI, Kaum Milenial (KM), Komunitas Papua Sriwijaya dan GMI Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu (20/10/2021).

Senator Arniza Nilawati, S.E., M.M., mengatakan, keberadaan GAMKI, HIPMI, PP Muratara, PMKRI, Kaum Milenial (KM), Komunitas Papua Sriwijaya dan GMI sebagai organisasi kepemudaan yang beranggotakan kamu milenial, harus dapat menjadi salah satu kekuatan bangsa melalui kreatifitas dan inovasi.

“Karena organisasi kepemudaan merupakan wadah berkumpulnya pemuda yang memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif, berpendidikan, dan mempunyai pengetahuan yang tinggi dan memiliki potensi yang tinggi dalam penciptaan usaha terutama di jaman digital sekarang ini” jelasnya.

Arniza Nilawati, S.E., M.M., juga mengajak organisasi kepemudaan untuk aktif dalam menggalakkan UMKM, karena sejatinya dimulai dari dengan menumbuhkan jiwa wirausaha. Salah satu caranya adalah generasi milenial harus dapat membuka diri agar dapat membaca peluang usaha, pandai mengambil kesempatan dan menjawab tantangan yang dihadapi, menggali potensi diri sesuai dengan kemampuan.

Menurutnya yang dapat dilakukan generasi melenial saat ini adalah seperti kemampuan membuat kue dan kuliner, keterampilan jasa merakit rumah kayu bongkar pasang, menjahit, membuat kerajinan aluminium ataupun kemampuan menghasilan jenis tanaman pertanian menjadi nilai jual khas Kabupaten Ogan Ilir yang tidak dimiliki daerah lain. “Menggali potensi diri secara otomatis menumbuhkan gairah dan minat sehingga akan lebih mudah memunculkan kreatifitas” ulasnya.

Dialog Interaktif ini juga diikuti oleh para pelaku usaha dan instansi pemerintah yang diwakili oleh Dinas Koperasi dan UMKM dan praktisi UMKM yang sudah sukses. Dalam hal ini Senator menghimbau pelaku UMKM harus menumbuhkan kreatifitas, memperluas pangsa pasar melalui keunikan dan kekhasan produk maupun melalui jalinan Kerjasama dengan mitra usaha seperti BUMN dan BUMD yang menjalankan CSRnya dengan pembinaan dan kemitraan UMKM.

Arniza Nilawati, S.E., M.M., juga mensosialisasikan tentang kemudahan berusaha yang termaktub dalam UU Cipta Kerja termasuk pengurusan perizinan-perizinan operasional usaha untuk meningkatkan iklim berusaha dikalangan masyarakat yang pada akhirnya memulihkan ekonomi nasional melalui peningkatan angka pertumbuhan ekonomi.

(Rzp/riil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.