Akun Penyebar Foto Ratna Melalui Monitor CCTV RSMH Dilaporkan ke Polda Sumsel

Akun Penyebar Foto Ratna Melalui Monitor CCTV RSMH Dilaporkan ke Polda Sumsel
teks:IST- Tim Advokasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas nomor urut 1, Ratna Machmud daj Hj Suwarti mendatangi Mapolda Sumsel.

* Tim Advokasi Minta Polda Ungkap Dalang Penyebar Foto

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Tim Advokasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas nomor urut 1, Ratna Machmud daj Hj Suwarti  mendatangi Mapolda Sumsel, Jumat (30/10).

Tim Advokasi melaporkan akun facebook Ahmad Fadli yang dengan sengaja menyebarkan privasi pasien berupa foto Ratna Machmud yang sedang dirawat di salah satu ruangan di Rumah Sakit Muhamad Husien (RSMH) Palembang. Laporan ini teregister dengan nomor Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTPL) nomor STTPL/825/X/2020/SPKT. Dalam laporan ini M Hidayat selaku pelapor melaporkan akun facebook Ahmad Fadli yang diduga telah melakuka tindak pidana UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 48 angka 2 tentang ITE. Foto yang disebar oleh akun Facebook Ahmad Fadli ini merupakan privasi pasien yang tidak boleh dipublish tanpa seizin keluarga pasien, bahkan foto yang diupload ke facebook merupakan foto yang diambil dari layar monitor CCTV rumah sakit yang berada di ruang khusus dimana selain petugas tidak ada yang bisa mengaksesnya. "Kami melaporkan akun facebook yang tanpa hak meyebarkan foto Calon Bupati Ratna Machmud ke media sosial, dan foto itu pun foto layar monitor CCTV rumah sakit yang hanya bisa diakses pihak rumah sakit,"kata Nazarudin salah satu keluarga Ratna Machmud, saat di Mapolda Sumsel, Jumat (30/10).

Ditambahkan Ketua Tim Advokasi Ratna Machmud, Gurmani, pihaknya berharap Polda Sumsel dapat megembangkan kasus ini sehingga semua yang terlibat dalam pencurian data dan foto  kliennya dapat terungkap."Kita laporkan akun facebook yang menyebarkannya, tapi kita minta Polda melakukan pengembangan siapa- siapa saja yang terlibat,"tegasnya. Sebab, akses monitor CCTV rumah sakit yang diakui Humas RSMH hanya bisa diakses oleh petugas memperkuat dugaan adanya orang dalam yang terlibat. Sementara,M Hidayat mengatakan pelaku dilaporkan karena melanggar Pasal 32 UU ITE, untuk selanjutnya menunggu petunjuk dari Polda Sumsel. (*)