HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Mgr Yohanes Harun Yuwono Dilantik Uskup Keuskupan Agung Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA –  Umat Katolik Indonesia khususnya Keuskupan Agung Metropolis Palembang turut berbahagia pada Minggu (10/10/2021) bertempat di Gereja Santo Yoseph Palembang pkl 17.00 dilaksanakan misa instalasi serah terima Uskup dari  Mgr Aloysius Sudarso SCJ kepada Mgr Yohanes Harun Yuwono. Perhelatan agung ini dalam rangka menyambut Uskup baru, Mgr. Yohanes Harus Yuwono  yang telah ditunjuk secara resmi oleh Bapa Suci Paus Fransiskus pada 03 Juli 2021 lalu.

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menghadiri acara Pelantikan Uskup Keuskupan Agung Palembang di Gereja St Yoseph Palembang.

Hadir dalam misa instalasi pelantikan yaitu Mgr Ignatius Kardinal Suharyo dan 14 Uskup di Indonesia seperti Uskup Weetebula Mgr Edmund Woga CSSR, Uskup Ketapang Mgr Pius Riana P, Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno S. OFM, Uskup Agung Samarinda Mgr Y Harjosusanto MSF,  Uskup Denpasar Mgr Silvester San, Uskup Meumere Mgr Martinus ES, Uskup Agung Merauke Mgr PC Mandagi MSC, Uskup Ruteng Mgr Siprianus H, Uskup Banjarmasin Mgr P Bodeng Timang, Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung, OFMCap, Vikjen Keuskupan Agung Makasar , Vikjen Keuskupan Agats, Dirjen Bimas Katolik RI  Yohanes Bayu Samodro, Biarawan, Biarawati,  Gubernur Sumatera Selatan, Tokoh umat lintas agama dan segenap undangan.Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ mengakhiri tugasnya selama 26 tahun memimpin Keuskupan Agung Palembang dan selanjutnya menyerahkan estafet kepemimpinannya kepada Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Selama menjabat sebagai Uskup Agung Palembangi Mgr Sudarso  mengaku gembira karena sudah mendapat kesempatan melayani dan umat menerima dengan sangat baik, terima kasih kepada seluruh umat, imam, biarawan-biarawati dan tokoh masyarakat. Uskup Aoysius Sudarso berharap agar umat Katholik bisa membawa terang, menjadi garam ditengah-tengah masyarakat yang luas dan membangun dialog ditengah perbedaan, juga bisa menerima perbedaan untuk saling memperkaya. Umat katholik menjadi bagian penting bagi kehidupan berbangsa, bisa tumbuh dan berkembang dan Gereja juga hadir ditengah masyarakat yang luas. Selain itu meminta kepada seluruh umat Katholik, imam, biarawan-biarawati agar menerima Uskup Agung yang baru dengan sukacita. Gereja menampakkan Tuhan yang peduli kepada sesama, yang sakit, miskin, dalam kondisi pandemi solidaritas sangat penting dan mengajak umat berdoa agar pandemi segera berlalu, diberi kekuatan untuk menghadapinya dengan iman. Mgr. Aloysius lahir pada 12 Desember 1945 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini, ia berusia hampir 76 tahun. Adapun dalam Kitab Hukum Kanonik (KHK), Kanon 401, seorang uskup boleh mengajukan pensiun pada usia 75 tahun. Mgr. Harun, yang menggantikan Mgr. Aloysius adalah uskup kelahiran Way Ray, Padang Darmin, Tanjung Karang. Ia ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Pangkalpinang pada 8 Desember 1992. Kemudian, pada 19 Juli 2013, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Tanjung Karang. Ia ditahbiskan sebagai uskup pada 10 Oktober 2013 dengan moto “Non est personarum acceptor Deus/Tuhan tidak membeda-bedakan orang”  Selain itu, di lingkup Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Harun, sapaannya, mengemban jabatan sebagai Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI. Dalam kepemimpinannya, Mgr Aloysius yang memiliki moto pelayanan ”Tuus servus sum ego/Aku ini hamba-Mu” ini selalu berupaya untuk terus mendewasakan umat. ”Beliau selalu memberikan semangat persaudaraan kepada umat, terutama rasa untuk berbagi dan saling menghargai,”.  Tidak hanya kepada umat, Uskup Agung Aloysius juga terus memupuk sikap toleransi dan berperan aktif dalam segala bentuk kegiatan sosial dengan antar-umat beragama. Rasa saling menghargai dan bertoleransi inilah yang selalu disuarakan oleh Uskup Aloysius kepada setiap umat yang digembalakannya. Keuskupan Agung Palembang memiliki 27 paroki, 2 unit pastoral, dan 1 kuasi paroki di tiga provinsi, yakni Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi.

Kepada uskup yang baru Mgr. Yohanes Harun Yuwono agar menerima dengan  sukacita apa yang sudah dipilih terutama sudah melalui proses dan melanjutkan para rasul membawa gereja dengan rendah hati agar menampilkan wajah Tuhan yang belas kasih. Uskup Agung yang baru akan melanjutkan apa yang sudah dirintis, kehidupan yang terus berkembang sesuai perkembangan zaman dan tantangan kedepan terus berkembang, pandemi juga merupakan tantangan baru yang harus direfleksikan. Mgr Yohanes Harun Yuwono sebagai Uskup Agung Palembang, sebelumnya merupakan Uskup Di Keuskupan Tanjung Karang Lampung  lahir pada tanggal 4 Juli 1964 di Way Ray – Padang Dermin, Keuskupan Tanjungkarang. Beliau  menyelesaikan studi filsafat dan teologi di Seminari Tinggi Antar Keuskupan Santo Petrus di Pematangsiantar, Sumatera. Beliau ditahbiskan menjadi imam pada 8 Desember 1992 untuk klerus Keuskupan Pangkalpinang. Setelah ditahbiskan, beliau pertama kali menjabat sebagai vikaris paroki di Sungaliat dan bertanggung jawab atas paroki Mentok (1993-1994). Ia kemudian memperoleh gelar sarjana Islamologi dari Institut Kepausan Arab dan Studi Islam – PISAI di Roma (1994-1998), dan kemudian menjadi formator di Seminari Tinggi Antar Keuskupan Santo Petrus, dosen Islam di Institut STFT Saint Yohanes Filsafat dan Teologi dan rektor kursus persiapan di Pematangsiantar (1998-2008). Beliau menghabiskan satu tahun cuti panjang di Filipina dan mengambil kursus singkat di East Asian Pastoral Institute di Manila (2008-2009), kemudian menjabat sebagai presiden Sekretariat Keuskupan untuk Pelayanan Pastoral di Pangkalpinang (2009-2010); dan sejak 2011, Rektor Seminari Tinggi Antar Keuskupan Santo Petrus di Pematangsiantar dan Guru Besar Agama Islam di STFT Santo Yohanes. Beliau terpilih menjadi Uskup Tanjungkarang pada 19 Juli 2013 dan ditahbiskan pada 10 Oktober 2013. Dan tanggal 10 Oktober 2021 memulai karya Uskup di Keuskupan Agung Palembang.  (daris)

Keterangan foto: Guberur Sumsel H Herman Deru menghadiri acara pelantikan Uskup Agung Palembang, Minggu (10/10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *