Umar Dibacok Celurit OTD
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Seorang laki -laki paruh baya, Umar (50) mengalami luka bacok senjata tajam (sajam) jenis celurit, oleh orang tidak dikenal (OTD), usai mengantar sang cucu sekolah di SD Negeri 23 Palembang Jalan Hokky Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang, Senin (20/9) pagi, sekitar pukul 07.00 Wib.
Aksi pembacokan ini, terekam CCTV milik warga tepat berada di depan TKP, dalam rekaman korban yang saat itu mengunakan sepeda motor matic jenis honda dengan Nopol BG – 5371 – AUI baru saja mengantar cucunya sekolah, tiba- tiba dari arah depan korban pelaku OTD mengunakan helm hitam, baju dan sepan serba hitam, langsung menyerang korban yang masih di atas motor dengan cerurit bertubi tubi, walaupun korban terjatuh pelaku masih saja menghujani bacokan celurit ke arah korban.”Kejadiannya itu sekitar jam 7 pagi, dia (korban) umar datang sama istrinya, anter cucunya sekolah dan sudah ke dalam sekolah, pelaku datang dari sini (arah belakang korban) kami tidak lihat persisnya,” ungkap Burlian salah satu guru di SD Negeri 23 Palembang ini.
Masih diceritakan saksi Burlian, “Kami lihat luka di bawah selangkangan, korban kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara, baru motor korban kami amankan sama celurit milik pelaku, kami dak tahu yang jelas korban sudah terkepor di sana ,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban yang berteriak- teriak mengundang warga dan guru di SD 23 berdatangan menolong korban, sedangkan pelaku kabur. Sementara sajam jenis celurit berhasil diamankan warga dan korban dievaluasi warga ke UGD RS Bhayangkara Mogammad Hasan Palembang, untuk mendapat tindakan medis. Korban mengalami luka bacok di bawah pantat kiri, dan betis kaki kanan.
Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol CS Panjaitan mengatakan jika pihak kepolisian dalam hal ini Jatanras Polda Sumsel memback up, ke TKP mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku pembacokan.”Kedatangan kita untuk membantu jajaran Polrestabes Palembang, terkait adanya penganiayaan terhadap salah satu korban akan kita dalam apa yang melatarbelakangi dan motifnya,” ungkap Kompol CS Panjaitan, saat ditemui di lokasi TKP.
Dijelaskan Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, jika di lihat diduga antara korban dengan pelaku saling kenal. “Kalau sementara pelaku dengan korban dari rekaman video atau CCTV tadi kayaknya saling mengenal. Namun kasus ini kan kita perdalam lagi apakah satu sama dengan yang lain kenal,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan siapa pelaku pembacokan korban dan motif di balik penyerangan tersebut. (Ly).




