Pipa PDAM Pecah di Simpang Bandara Mas, 21.176 Pelanggan Terdampak
Teks foto: Dirops PDAM Tirta Musi Palembang, Rahmad, ST saat meninjau langsung lokasi perbaikan pipa di Simpang Bandara Mas Palembang, Kamis (22/10).
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Pipa PDAM Tirta Musi Palembang yang terletak di Jalan Soekarno Hatta (Simpang Bandara Mas) pecah, Rabu (21/10) akibatnya terjadi kebocoran yang berdampak pada pelayanan distribusi air bersih. “Sebanyak 21.176 sambungan terdampak yang sebagian besar di wilayah Zona Talang Jambe 1, Talang Jambe 2, Soak Ujung, KM 4 dan Sako,” ujar Direktur Operasional (Dirops) PDAM Tirta Musi, Rahmad, ST saat meninjau lokasi perbaikan, Kamis (22/10).
Rahmad didampingi sejumlah pejabat di lingkungan PDAM Tirta Musi Palembang menjelaskan pekerjaan darurat, yaitu perbaikan indikasi kebocoran koneksi pipa berdiameter Ø800 mm x Ø600 mm di Jalan Soekarno Hatta (Simpang Bandara Mas) maka pelayanan distribusi air ke pelanggan akan mengalami gangguan.
Menurutnya, mengingat lokasi pipa yang pecah berada pada kedalaman sekitar 3 meter sementara alat berat (eskavator) yang mengeruk tanah tungkai angkutnya berukuran panjang tidak sampai 3 meter maka ini menganggu kinerja tim yang berada di lokasi perbaikan. “Tim terpaksa membantu mengangkut tanah ke tungkai ekskavator. Ini cukup memakan waktu sehingga penyelesaian perbaikan pipa juga lebih dari 6 jam atau diperkirakan 1 x 24 jam,” tambah Rahmad seraya menambahkan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi bagi masyarakat yang terdampak terutama untuk fasilitas umum yang membutuhkan air bersih. “Kebetulan besuk hari Jumat dan diperkirakan fasilitas seperti masjid-masjid yang terdampak kami juga ada permintaan maka tim kami akan segera menyalurkan. Bagi masyarakat juga akan kami layani. Masyarakat bisa menghubungi call center kami dengan menyertakan id pelanggan,” kata Rahmad.

Pecahnya pipa PDAM Tirta Musi ini disebutkan Rahmad karena adanya tekanan dari permukaan yang cukup kuat karena di lokasi lalulintas cukup padat dengan banyaknya kendaraan berat seperti truk dan fuso, sehingga ada pergeseran di dalam saluran pipa dan menyebabkan pecah. “Ada dua pipa di lokasi ini yang kami pakai, satunya berdiameter 800mm yang lebih lentur dan daya tahan lebih kuat. Sementara yang pecah ini masih pipa berdiameter 600mm. “Sebetulnya sudah tidak banyak lagi, hanya sekitar 50 meter di lokasi ini yang masih berdiameter 600 mm dan itulah yang pecah ini. Tahun depan kemungkinan akan kami rehab dengan pergantian pipa berdiameter 800 mm semua,” ujar Rahmad.

Pada kesempatan ini, Rahmad menyebutkan Perumda Tirta Musi Palembang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan darurat tersebut. “Perusahaan menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan perbaikan tepat waktu. Upaya tersebut dilakukan demi meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Palembang. Selanjutnya, pelanggan di wilayah terdampak diimbau untuk mengantisipasi gangguan distribusi selama proses perbaikan berlangsung dengan menyiapkan persediaan air bersih secukupnya,” kata Rahmad. (saf)

Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi air meliputi:
* Zona Talang Jambe 1
* Zona Talang Jambe 2
* Soak Ujung
* Wilayah KM IV, khususnya pelanggan Tapping 500 di Jalan Noerdin Pandji
* Wilayah Sako, khususnya pelanggan Tapping Jalan Noerdin Pandji



