Menuju PTS Pusat Riset, UPGRIP Jalin Kolaborasi dengan BRIN, Lakukan Penandatanganan MoU Bersama Dua PTN
Teks foto: Wakil Rektor UPGRIP, Assoc.Prof. Dr. Dessy Wardiah,M.Pd didampingi Kepala LPPKM UPGRIP, Dr. Eni Heldayani, S.Si.,M.Sc melakukan penandatanganan bersama Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum dan Kesekretariatan BRIN, Yudho Baskoro.
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Komitmen mewujudkan Perguruan Tinggi Swasta Pusat Kajian Riset, Universitas PGRI Palembang jalin kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Hal ini terungkap pada saat Penandatanganan Kerjasama UPGRIP bersama BRIN dan dua perguruan tinggi negeri yaitu Unsri dan Polsri, Kamis 30 Oktober 2025 di Gedung BAAK Unsri Bukit Besar Palembang.
Wakil Rektor I UPGRIP, Assoc Prof Dr Dessy Wardiah, M.Pd. bersama Kepala LPPKM UPGRIP, Dr. Eni Heldayani, S.Si.,M.Sc yang hadir dalam Penandatanganan MoU dengan BRIN mengatakan mewakili UPGRIP dirinya menyatakan terima kasih atas kepercayaan BRIN untuk berkolaborasi dalam kegiatan riset dan inovasi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih sudah diberi kesempatan UPGRIP untuk berkolaborasi. Luar biasa karena sebagai perguruan tinggi swasta, UPGRIP merasa sangat mendapat kepercayaan dan apresiasi yang sangat diharapkan. Harapan kami dengan adanya penandatanganan ini sebagai langkah awal untuk terus mengembangkan diri. Apalagi tekad kami menjadikan UPGRIP sebagai kampus pusat riset. Artinya keberadaan BRIN akan menjadi sesuatu yang luar biasa dalam mewujudkan komitmen kami tersebut. Sebelumnya sudah ada kolaborasi dengan BRIN yaitu kontrak pengembangan riset konservasi ikan belida, Universitas PGRI digandeng BRIN dan Pertamina,” ujar Dessy saat sambutan.


Diakuinya, dengan berkolaborasi bersama BRIN, diharapkan UPGRIP akan mendapatkan tambahan kekuatan untuk terus mengembangkan diri terutama dalam kegiatan kerisetan. “UPGRIP dengan Unsri juga sudah bergandeng tangan dalam kolaborasi yang baik. Selanjutnya, kami berharap ke depan sama dengan perguruan tinggi lain, akan menambah kekuatan kampus kami. Kita diberikan kesempatan dengan BRIN ini sebuah pencerahan. Seperti apa disebutkan Rektor UPGRIP ingin menjadikan UPGRIP sebagai Pusat Riset. BRIN diharapkan bisa bersama melakukan riset dan inovasi.
Kepala LPPKM UPGRIP, Dr. Eni Heldayani, S.Si.,M.Sc menambahkan bahwa setelah adanya Penandatanganan MoU ini maka pihaknya akan menindaklanjuti. “Setelah ini, kita tindaklanjuti, besok kita akan kumpulkan dosen dan mahasiswa untuk mensosialisasikan apa yang didapat hari ini. Tadi ada beberapa skema untuk kegiatan riset, magang berdampak, dan beberapa kegiatan lain,” kata Dr Eni.
Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum dan Kesekretariatan BRIN, Yudho Baskoro mengatakan pihaknya terbuka dan sangat berterima kasih atas semua pihak yang sudah mengajak berkolaborasi. “Kami berterima kasih kepada Universitas PGRI Palembang yang sudah merespon ajakan kami untuk berkolaborasi. Ini bagian dari upaya kami untuk terus bersinergi dengan banyak pihak terutama perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” kata Yudho.

Menurutnya, dengan 8 skema riset BRIN yang sudah dipaparkan, diharapkan pihak-pihak yang diajak berkolaborasi ini akan menindaklanjuti kerjasama. “Seluruh konten BRIN yang bisa disharing UPGRIP untuk diteruskan ke mahasiswa. Begitu juga dengan perguruan tinggi lainnya. Kami sangat terbuka bagi semua infrastruktur yang kami punya,” tambah Yudho.
Di tempat yang sama, Kepala Hubungan Antara Lembaga BRIN, Ir. Jasyanto, MM menyebutkan tindak lanjut dari kerjasama ini adalah berkunjung ke kampus atau kabupaten kota di Indonesia dengan memberikan detail lebih banyak. “Manfaat dari PKS BRIN dengan Perguruan Tinggi, ada 4 lingkup yang diharapkan. Adapun ruang lingkup perjanjian meliputi Penyediaan fasilitas media promosi hasil riset dan inovasi oleh Mitra, Pengelolaan dan pengemasan informasi terkait hasil riset dan inovasi, Penyampaian informasi terkait sarana dan prasarana yang dimiliki BRIN dan Mitra, Pemberian informasi terkait kepakaran sumber daya manusia yang dimiliki BRIN dan Mitra, Pelaksanaan seminar dan workshop terkait kehumasan di bidang riset dan inovasi, serta Penyediaan fasilitas pendukung dalam pelaksanaan seminar dan workshop terkait kehumasan di bidang riset dan inovasi,” katanya.
Menurutnya, dengan banyaknya informasi BRIN yang tersampaikan, diharapkan akan banyak memberikan dampak dan manfaat dari hasil riset yang ada, optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana riset yang ada di BRIN, terkait dengan kepakaran para peneliti maupun non peneliti yang ada di BRIN yang diketahui masyarakat secara luas akan muncul kolaborasi riset dan penyelesaian masalah yang ada kaitan dengan ahli / kepakaran yang BRIN, sehingga akan terbentuk BRIN pemberi solusi. “Dalam kolaborasi komunikasi kehumasan bisa saling berbagi pengalaman mengelola informasi dan dan menghadapi permasalahan dalam keterbukaan informasi, sehingga akan menjadikan tim wrok kehumasan yang kuat. PKS ini juga bertujuan untuk membentuk jejaring komunikasi riset dan inovasi secara nasional, sehingga nanti juga akan banyak memberikan masukan dalam pengelolaan kehumasan terutama dalam informasi riset yang ada di bRIN dan Indonesia. Partisipasi mitra kolaborasi komunikasi ini akan banyak muncul nanti masukan yang positif,” tambahnya.

Dalam paparan yang disampaikan banyak pengenalan kanal informasi dan sumber daya dari BRIN yang bisa dijadikan sarana untuk dapat lebih mengetahui BRIN, seperti situs brin.go.id dengan fitur-fitur yang bisa sebagai informasi untuk mahasiswa, dosen dan Masyarakat seperti mall pelayanan public untuk dapat mengetahuin semua layanan public BRIN, portal komunikasi online ppid.brin.go.id sebagai kanal untuk melakukan interaksi permintaan informasi.
Sebelumnya, Sekretaris Unsri, Dr Alfitri dalam sambutannya menyebutkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bergandengan tangan dengan berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta khusus di Sumsel. “Kita (Unsri), Polsri dan UPGRIP. Sudah sepakat untuk melakukan kerjasama di bidang riset dan kerjasama lain yang bisa dikembangkan di kemudian hari. Ini hal yang sangat penting karena kolaborasi ini tak hanya untuk kepentingan Lembaga tapi bagaimana riset untuk kepentingan umat di Indonesia. Itu memang sudah ditunggu untuk melibatkan seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk sama-sama memberikan yang terbaik,” katanya.

Ditambahkannya, Kampus Berdampak ke depan dengan hasil-hasil riset bisa dirasakan masyarakat. Dengan kerjasama ini akan terus melakukan solusi-solusi terbaik. “BRIN sudah menunjukkan itu, dengan banyaknya professor riset mereka bersama-sama universitas untuk mengembangkan inovasi. Dari sisi keilmuan maupun praktis. Jangan sampai kerjasama ini stop di tanda tangan. Perlu tindak lanjut dengan kolaborasi bersama ini,” ujarnya. (saf)




