Giri Ramanda Kiemas dan Kadiskop Sumsel Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 di SMA Xaverius 2 Palembang
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78, ratusan pelaku koperasi dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan berkumpul di halaman SMA Xaverius 2 Palembang pada Sabtu (12/7). Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh penting pergerakan koperasi daerah, di antaranya Ir. H. Amiruddin, M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, serta Giri Ramanda Kiemas, Ketua Dekopinda Sumsel, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, sekaligus anggota Komisi II DPR RI, P. Intarso ketua Puskopdit Handriya Sanggraha Sumsel. Selesai upacara dilanjutkan dengan dialog tentang perkoperasian.
Sekitar 200 orang peserta, yang terdiri dari perwakilan pengurus koperasi, anggota koperasi, serta tokoh masyarakat, hadir dalam acara yang mengangkat tema nasional: “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur.”

Mewujudkan Semangat Koperasi dalam Era Modern
Dalam sambutannya, Ir. H. Amiruddin, M.Si membacakan pidato resmi Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Pidato tersebut menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur perekonomian nasional, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
“Koperasi bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia: gotong royong, keadilan, dan kebersamaan. Maka dari itu, koperasi harus terus didorong menjadi kekuatan ekonomi yang modern, profesional, dan kompetitif,” ujar Amiruddin.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi antarkoperasi dan dengan sektor usaha lainnya, termasuk pemerintah dan swasta. Konsep Koperasi Merah Putih digagas sebagai simbol kemitraan dan kolaborasi nasional untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.
Seruan untuk Generasi Muda: Jangan Takut Berkoperasi
Dalam kesempatan yang sama, Giri Ramandha Kiemas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyampaikan pentingnya regenerasi dalam gerakan koperasi.
“Saya mengajak generasi muda untuk tidak ragu dan tidak takut berkoperasi. Dunia koperasi saat ini terbuka luas untuk inovasi, digitalisasi, dan kreativitas. Koperasi bukan lagi organisasi konvensional semata, tapi bisa menjadi ekosistem ekonomi modern yang adaptif, gesit, dan akuntabel,” tegas Giri dalam keterangannya.
Menurutnya, koperasi harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Ia juga menyoroti perlunya membangun sistem yang lebih transparan, serta meningkatkan akuntabilitas dan kapasitas manajerial koperasi agar dapat bersaing di tingkat nasional bahkan global.

Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Acara ini tidak hanya menjadi momen peringatan seremonial, tetapi juga sebagai ajang penguatan jejaring antar koperasi di Sumatera Selatan. Para peserta berdiskusi berdialog mengenai tantangan dan peluang koperasi di era digital, termasuk strategi digitalisasi layanan koperasi, perluasan pasar, dan pengembangan sumber daya manusia koperasi.
“Melalui Hari Koperasi Nasional ini, kita ingin memperkuat semangat kebersamaan. Koperasi harus menjadi ujung tombak gerakan ekonomi rakyat yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan,” tambah Giri Ramanda Kiemas.

Kegiatan ini ditutup dengan dialog semangat membangun gerakan koperasi yang lebih kokoh dan berdaya saing tinggi. Semua pihak berkomitmen menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan menuju visi besar: Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. (daris)




