HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPendidikanSUMSEL

UKMC Undang Philipus Haryadi dalam Workshop In Ecopreneurship dan Gelar  Bukber

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Melalui tema “ Berdamai Dengan Lingkungan Untuk Kesejahteraan Bersama” segenap mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) Palembang pada Kamis (21/3/2024) mengadakan kegiatan kuliah bersama dalam bentuk workshop in ecopreneurship dan buka bersama bertempat di Gedung Yoseph lantai 3 kampus Jalan Bangau Nomor 60 Palembang dengan menghadirkan narasumber Philipus Haryadi direktur PT Berkah Bumi juga konsulltan bisnis dari Yogyakarta.

Romo Agustinus Riyanto, SCJ., MA Dekan UKMC dalam sambutannya mengatakan bahwa di Era konsumtif seperti saat ini menyebabkan perilaku masyarakat yang tidak terkendali, sehingga secara tidak langsung menyebabkan peningkatan limbah sampah. Maka dari itu mengajak kepada segenap insan civitas UKMC untuk peduli lingkungan dan memanfaatkannya demi kesejahteraan masyarakat melalui ecopreneurship.

“Manusia sebagai makhluk yang dititipi oleh sang pencipta untuk menjaga lingkungan hidupnya agar tetap terpelihara. Berkaitan dengan lingkungan hidup, bagaimana kita memanfaatkan lingkungan tersebut bagi kesejahteraan umat-Nya, maka melalui kegiatan in echopreneurship ini kita semua dapat sejahtera’ kata Romo Riyanto.


Philipus Haryadi saat menyampaikan materi kepada para mahasiswa dan peserta workshop yang hadir menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi masyarakat, sehingga dibutuhkan solusi yang tepat untuk menanggulanginya. Salah satu solusi yang dapat diimplementasikan adalah pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan jiwa wirausahanya dengan permasalahan yang ada disekitar, yaitu mengubah sampah menjadi produk yang bernilai jual dan secara tidak langsung dapat melestarikan lingkungan. Solusi yang dimaksud adalah ecopreneurship.
Melalui metode inovatif tersebut yakni integrasi seni yang mengutamakan nilai seni dan nilai fungsi dari limbah tersebut, sehingga dapat memberikan peluang besar untuk berbisnis, ramah lingkungan, sekaligus dapat memberdayakan masyarakat yang dapat diinisiasi oleh kaum millennial seperti para mahasiswa UKMC ini. Selain itu pemerintah daerah juga dapat memberikan bantuan dan dukungannya melalui UKM. Usaha ini dapat diterapkan pada masyarakat, yaitu dengan pelatihan pembuatan limbah sampah menjadi barang bernilai jual.
Dalam diskusi kelompok, dan tanya jawab masing-masing kelompok mahasiswa UKMC menyampaikan rencana dan gagasannya dalam dalam menjaga lingkungan kampus UKMC seperti akan menghias dengan bahan sampah pastik yang diolah menjadi berbagai bentuk seni yang bermanfaat, malakukan biopori, menjaga lingkungan dengan bergotong royong dalam kebersihan, dan banyak hal yang disampaikan oleh kelompok mahasiswa UKMC. Diakhir kegiatan dilangsungkan buka bersama dengan para mahasiswa dan dosen UKMC yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan sekarang. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *