Dosen Univ Tridinanti Palembang Gelar Pelatihan Pengembangan UMKM di Kecamatan Sako Palembang
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Tim dosen dari dua fakultas yaitu Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Universitas Tridinanti Palembang (UTP) menggelar Pelatihan Pengembangan UMKM di Kecamatan Sako Palembang. Adapun para dosen Penyelenggara pelatihan di antaranya Irnanda Pratiwi, ST, MT, Muhni Pamuji, ST, MM, dan Dr. Nasir, SP., MSi. Para peserta pelatihan adalah para ibu anggota PKK Kecamatan Sako Palembang. Pelatihan digelar Senin, 6 November 2023 di Kantor Kelurahan Sialang, Kec. Sako Palembang.
Industri makanan dan minuman merupakan usaha mikro, kecil dan menengah yang mendominasi jenis produk UMKM di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya kota Palembang. Banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu luangnya untuk memulai peluang usaha di bidang industri makanan. Namun tidak sedikit masyarakat yang memahami cara untuk meningkatkan nilai ekonomi produk tersebut dan membuat produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan sesuai standar.

Salah satu cara masyarakat yang akan memulai usaha harus mempertimbangkan tentang perizinan usaha agar mendapatkan legalitas hukum untuk jenis usahanya. Selanjutnya desain produk, kemasan produk, standar produk serta cara pemasaran produk yang efektif. Seperti diketahui bahwa saat ini, pemasaran online yang paling banyak diminati oleh pelaku usaha dibandingkan dengan toko fisik. Selain mempercepat pemasaran ke konsumen, biaya sewa dan biaya operasional lainnya dapat diminimalisasi.
Beberapa pelaku usaha industri makanan di Palembang belum memiliki perizinan usaha, belum membuat desain produk yang menarik, serta belum memiliki tempat atau toko secara online. Kecamatan Sako merupakan daerah yang memiliki masyarakat yang mayoritas menjalankan wirausaha di bidang industri makanan.
Dari permasalahan tersebut, maka tim pelaksana pengabdian akan merencanakan kegiatan pelatihan untuk pengembangan usaha produk UMKM di Kecamatan Sako. Kegiatan ini akan mengevaluasi wawasan dan pengetahuan masyarakat dalam upaya pengembangan produk UMKM, khususnya pada industri makanan.

Sebagian warga Kecamatan Sako memiliki profesi sebagai wirausaha. Industri rumah tangga yang dikembangkan oleh warga kebanyakan merupakan industri produksi makanan. Kemasan makanan yang bagus merupakan nilai tambah untuk kualitas dan estetika makanan tersebut. Hal ini mendorong untuk melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pengembangan produk UMKM bagi masyarakat.
Pada kegiatan ini, warga diberikan edukasi tentang peluang pengembangan produknya dengan mendesain kemasan dan logo produk agar lebih menarik, serta menggunakan perangkat dan aplikasi media social untuk memperluas pasar dan menyebarluaskan informasi terkait penjualan produk. Kegiatan ini memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Pelaksanaan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang pengembangan produk UMKM yang berbasis teknologi digital, mulai dari desain logo produk hingga pemasaran secara online. (*)




