9 Anggota Polres OKI Positif Narkoba

9 Anggota Polres OKI Positif Narkoba
teks:IST- Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Alamsyah Pelupessy ketika ditemui di kantor Mapolres OKI, Selasa (9/2) pagi.

KAYUAGUNG, MEDIASRIWIJAYA - Sebanyak 18 orang personel Polri yang bertugas di Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan mengikuti pembinaan program Mang Pedeka Jero Candradimuka. Hal tersebut lantaran, 9 personil kedapatan positif memakai narkoba, dan 9 orang lagi melanggar kedisiplinan sebagai aparat abdi negara. Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan kegiatan ini merupakan gelombang kedua. Setelah tahun lalu diikuti oleh 22 anggota personil dengan pelanggaran serupa. "Semoga tren personil yang membuat kesalahan semakin menurun kedepannya, dan nilai baiknya rata-rata para personil yang telah menjalani program ini menjadi lebih giat lagi dan disiplin dalam bertugas," ungkapnya saat ditemui di Mapolres OKI, Selasa (9/2) pagi.

Diterangkannya, bahwa seluruh personil akan dibina selama tujuh hari, dengan mengikuti berbagai kegiatan mulai dari disiplin apel, olahraga, materi pendidikan, dan kegiatan keagamaan "Dalam bimbingan ini tentunya akan lebih kita fokuskan kepada pelatihan spiritual seperti mengaji dan sholat tepat waktu, dengan begitu setelah mereka lulus pelatihan akan lebih giat beribadah dan disiplin memanajemen waktu," terangnya.

Sedangkan jika masih terdapat beberapa anggota yang tidak lulus, maka pelatihan akan diperpanjang lagi selama tujuh hari selanjutnya. "Jika masih belum dinyatakan lulus maka personil dapat mengikuti program kawah candradimuka mang pedeka jero  selanjutnya. Batasnya 3 kali mengikuti gelombang, setelah itu tindakan terakhir yang dilakukan pimpinan yaitu memberikan upaya tegas dengan melakukan karantina selama 3 hari demi membentuk kepribadian mereka menjadi lebih baik lagi," ungkap Kapolres. Diharapkan program ini mampu mengembalikan tujuan utama kepolisian yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan negara. "Kegiatan ini hampir sama dengan proses pembentukan pada saat yang bersangkutan masuk menjadi anggota Polri.

Sehingga mengingatkan kembali agar mereka melaksanakan tugas seperti awal bertugas dengan disiplin yang tinggi, perilaku dan pelaksanaan tugas yang baik," ujarnya. (net)