Tertimpa Tembok, Satu Tewas Dua Luka Ringan

Foto ilustrasi tertimpa tembok. IST

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – 3 Tukang bangunan tertimpa tembok ‘tebeng layar’ bangunan di lantai dua, satu tewas di tempat dua selamat hanya mengalami luka ringan, saat tengah bekerja di sebuah rumah di kawasan Jalan Sukabangun II Lorong Keuangan 3 Kelurahan Sumajaya Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (14/11) pukul 11.00 Wib.
Dari pantauan di lapangan, korban tewas diketahui atas nama Epriyadi (38) warga PDAM Rambutan Kelurahan Bukit Palembang, sedangkan dua korban lagi mengalami luka ringan salah satunya Arif (54) hanya mengalami luka di kepala. Saat kejadian korban berada di pojok bawah bangunan yang roboh.
Petugas tim gabungan dari Basarnas Palembang, PMI Kota Palembang dan TNI Polri langsung ke TKP setelah mendapat laporan tersebut. Tim Basarnas Palembang langsung bergerak melakukan evakuasi korban dari rumah tetangga yang bersebelahan dengan bangunan yang roboh.”Kami mendapat informasi dari warga, kalau kejadiannya sekitar jam 11- an, ada korban tertimpa bangunan, korban seorang tukang bangunan yang sedang mengerjakan bangunan dua lantai,” ungkap Agus Mujiono, Kasubsi Oprasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palembang, saat di TKP.
Dikatakan Agus, pihaknya sedikit memiliki kendala saat mengevakuasi jasad korban mengingat lokasi dan kondisi korban yang tertimpa bangunan beton yang berat.”Tim sudah mengevakuasi korban yang cukup lumayan, sehingga kita memasang living bed untuk mendongkrak pondasi sloop atas yang menimpa korban, kita potong kita masukan living bed kita pompa baru korban bisa kita tarik,” jelas Agus.
Untuk korban, dikatakan Kasubsi Oprasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palembang, saat melakukan evaluasi korban ada dua, “Korban ada dua, korban pertama selamat, yang kedua meninggal dunia atas nama Epriyadi, kondisi korban kepalanya lebam biru, tertimpa tembok di punggung belakang,” ujarnya.
Untuk bangunan yang roboh, dituturkan Agus merupakan tebeng layar bangunan yang sudah dipasang balok sloop, saat kejadian korban berada di bawa sedang bekerja.
Sementara itu, Khotib, tukang bangunan mengatakan jika kejadian rubuhnya tembok bangunan secara tiba- tiba, sedangkan rekan- rekannya sedang bekerja di bawah. “Tiba- tiba riil begitu saja, roboh daknya, posisi kawan dua di pojok, satu di punggung dan di kaki, sempat teriak minta tolong tapi tidak bisa karena berat. “Korban tewas itu dari rombongan rangka baja, kalau teman saya itu bangunan, korban luka ringan ada dua orang.” akunya.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Forensik RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, guna pemeriksaan lebih lanjut. (Ly).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.