Kapolda Sumsel Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan RS Bhayangkara dengan Yayasan Budha Tzu Chi

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sebanyak 336 warga masyarakat mengikuti Bakti Sosial Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Bersama Budha Tzu Chi, dalam kegiatan Operasi Katarak, Oprasi Bibir Sumbing, Hernia dan STT, berlangsung selama 3 hari di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara M Hasan Palembang Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (25/11).

Selain Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, hadir juga Waka Polda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang. AKBP Dr Wahono Edhi Prastowo Sp PD FINASIM, Kabid Dokkes Polda Sumsel. Kombes Pol Samsul, serta Pejabat Utama Polda Sumsel, Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Sumatera Selatan,  Teddy Kurniawan, dan Wakil Ketua Suharjo Marzuki.

Berdasarkan data, sebanyak 336 pasien akan dilayani untuk pengobatan Katarak, Pterygium atau timbulnya selaput pada bola mata, Hernia dan Bedah Minor. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 730 calon peserta yang telah melewati proses screening, dan layak untuk dilakukan tindakan medis.

Kegiatan Bhakti sosial ke 136 Yayasan Budha Tzu Chi yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Dan untuk kegiatan kali ini Yayasan Budha Tzu Chi juga mendatangkan 40 orang dokter, berikut perawat dan paramedis lainnya, selain mendatangkan ruang operasi mobile yang bisa dipindahkan. “Ini kegiatan ke 136 yang dilakukan Yayasan Budha Tzu Chi, kita berterimakasih karena memiliki jiwa sosial yang tinggi, tanpa memandang suku, agama, ras, etnis, siapa pun dia. Jika dia membutuhkan kesehatan, dan dia tidak mampu Budha Tzu Chi membantu,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Untuk kelancaran pelaksanaan Bakti Sosial, dikatakan Kapolda Sumsel, “Budha Tzu Chi mendatangkan 40 orang dokter dari Jakarta, dan membawa sebuah kamar rumah sakit portabel untuk menambah pelayanan agar cepat. Tapi laporan dari Karumkit dan Dokkes sementara ruangan yang ada cukup, total yang dilayani ada 336 orang mereka akan dilayani sampai 3 hari yang mendaftar ada sekitar 730 orang,” ujarnya seraya berharap  dengan kegiatan ini, berlangsung dengan lancar, serta seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan dan sembuh dan produktif kembali.  (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *