2021 Dinas Perkim LLG Terima Bantuan BSPS 200 Unit dari Kementerian PUPR

2021 Dinas Perkim LLG Terima Bantuan BSPS 200 Unit dari Kementerian PUPR
Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau Trisko

LUBUKLINGGAU, MEDIASRIWIJAYA.COM - Dinas Perumahan Permukiman(Perkim) Kota Lubuklinggau terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya(BSPS) dari Pemerintah Pusat melalui Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau  Trisko kepada Media Sriwijaya di kantornya, kemarin.

BSPS merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU).

Trisko juga menyebutkan Dinas Perkim untuk tahun 2021 ini sebanyak 200 unit penerima BSPS, karena saat ini wabah Covid-19 melanda hampir seluruh pelosok di Indonesia, Kementerian PUPR hanya menyetujui itu. "Sementara untuk pemilihan Kelurahan dan jumlahnya pun Kementerian PUPR yang menentukan, jadi kita tidak tahu desa mana dan berapa jumlah yang menerima setelah ditetapkan oleh mereka. Nanti setelah kita mengetahui jumlah penerima dan desa mana, kita akan mulai sosialisasi ke sana dan nantinya akan ada tim verifikasi yang turun ke lapangan apakah rumah mereka yang berasal dari usulan di tingkat desa, memang layak mendapatkan bantuan BSPS ini," kata Trisko lagi.

Untuk kriteria penerima BSPS adalah masuk kategori MBR atau warga miskin, memiliki/menguasai tanah, dalam hal ini rumah sendiri, rumahnya termasuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) dan belum pernah menerima bantuan perumahan dari pemerintah."Kepada penerima BSPS kita juga mengharapkan keswadayaan dari mereka, swadaya yang dimaksud bisa dalam bentuk tambahan uang, bisa juga bahan bangunan, dan apabila tidak bisa keduanya bisa dengan swadaya tenaga atau menukangi sendiri atau menukangi secara bersama, dan nanti hal ini menjadi poin penting bagi penerima BSPS," jelasnya.

Trisko mengatakan bahwa Dana Program BSPS terbagi menjadi dua jenis yakni Peningkatan Kualitas Rumah sebesar Rp. 17,5 juta dengan rincian Rp. 15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp. 2,5 juta untuk upah tukang. (mahmud)