1.486 Mahasiswa UPGRI Palembang Ikuti KKL/KKN di Empat Provinsi

1.486 Mahasiswa UPGRI Palembang Ikuti KKL/KKN di Empat Provinsi
Foto: IST - Rektor bersama jajaran pengelola Univ PGRI Palembang saat penyerahan mahasiswa KKL/KKN

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Meski di tengah masa pandemi Covid-19, tak menyurutkan semangat para mahasiwa/i Universitas PGRI Palembang untuk membangun daerah di ajang kegiatan KKL/KKN tahun akademik 2020/2021. Penyerahan mahasiswa KKL/KKN digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom di Lab Terpadu Ruang 406 Business Science Center Universitas PGRI Palembang, Senin (9/11).

Hadir pada acara tersebut Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, Ketua YPLP PT- PGRI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang diwakili oleh Wakil Ketua YPLP PT-PGRI Sumsel, Drs Lukman Haris, MSi, Ketua PGRI Sumsel diwakili Wakil Ketua PGRI Sumsel, Drs H Muhammad Room, SmHK, Wakil Rektor I, II  Universitas PGRI Palembang, Dr Yasir Arafat, SE, MM, Wakil Rektor (Warek) III Universitas PGRI Palembang, Drs Sukardi, MPd, para dekan, Kepala Biro AUPK3 Ortala Ramanata Disurya, SH, MH, dan Kepala BPAAM, Dra Misdalina, MPd.

Turut hadir Kepala Disdik Sumsel Dr Riza Pahlevi, MM, Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi, SE, SH, MT, MSi, MH, Asisten 3 OKU Timur Drs Herman Azedi, SKm, MM, Kepala Kesbangpol OKI diwakili oleh Lukisman, SPd, MSi., Kepala Kesbangpol Ogan Ilir Wilson Effendi, SH, Kepala Sub Bidang Kelitbangan Ekonomi, Badan Perencanaan Pembangunan, drg Muhammad Annas Ma’ruf diwakili oleh Herlina SKom, dan Kepala Kesbangpol PALI H Sangkut, SPd, MM.

Dalam sambutannya, Rektor Univeritas PGRI Palembang, Dr H  Bukman Lian, MM, MSi mengatakan, kegiatan KKL/KKN ini merupakan salah satu mata kuliah wajib yang diikuti para mahasiswa dengan bobot 2 SKS.

Maka dari itu, menurut Rektor, untuk mengikuti KKL/KKN yang dilaksanakan selama 40 hari dari tanggal 9 November sampai 19 Desember 2020, mahasiswa harus telah menempuh minimal 110 SKS. “KKL/KKN bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada para mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus,” katanya.

Saat berada di tengah masyarakat, tambahnya, mahasiswa ini secara langsung terlibat dalam upaya mengidentifikasi serta menemukan solusi-solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi. “Ini merupakan salah satu pengalaman praktis bagi mahasiswa yang sejalan dengan misi Tri Darma Perguruan Tinggi,” kata Rektor.

Melalui kegiatan KKN/KKL ini pula, imbuh Rektor, peran perguruan tinggi di tengah masyarakat dapat terlihat.

Selain itu, adanya upaya untuk meningkatkan relevansi penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. “Sehingga bagi perguruan tinggi  kegiatan ini akan memberikan akses atau image positif masyarakat terhadap program pendidikan tinggi yang dilaksanakan,” urainya.

Tentu implikasinya kepada mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi adalah semakin meningkatnya persepsi positif tentang relevansi antara kurikulum yang diselenggarakan dalam perkuliahan di dalam kampus dengan realitas kehidupan bermasyarakat, yang akan dihadapi kelak setelah para mahasiswa menyandang gelar kesarjanaan. “Kegiatan di masa pandemi Covid-19 ini dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes) dan semua mahasiswa dilengkapi sarana prasarana tersebut mulai dari masker, alat cuci tangan (hand sanitaizer), dan lainnya. Tak kalah penting mahasiswa yang mengikuti KKL/KKN ditempatkan di wilayah domisili mahasiswa tersebut,” jelas Rektor seraya mengatakan hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan KKL/KKN ‘Merajut Asa Membangun Daerah’.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi didampingi Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr Rohana MPd menandatangani berkas penyerahan mahasiswa KKL/KKN.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr Rohana MPd mengatakan, mahasiswa diberi kebebasan dalam memilih program KKL/KKN dan dilakukan secara mandiri/individu. “Walaupun ada kelompok, namun hanya untuk memudahkan koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL),” jelasnya.

Ditambahkan Dr Rohana MPd, untuk peserta mahasiswa KKL/KKN yang memilih program KKL dibedakan atas FKIP dan non FKIP (FEB, FT, FST, dan FPK).
Bagi mahasiswa berasal dari FKIP, kegiatan KKL dilakukan pada instansi pendidikan SD, SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.
Sedangkan bagi mahasiswa non FKIP, kegiatan KKL dilaksanakan pada instansi perkantoran negeri maupun swasta “Ada 1.486 mahasiswa yang ikut KKL/KKN terdiri dari 1.134 mahasiswa yang mengikuti KKN dan 352 mahasiswa yang mengikuti KKL. Peserta tersebar di empat provinsi yakni Sumsel, Bangka Belitung, Bengkulu , dan Lampung atau 27 kabupaten/kota,” jelasnya.

Para mahasiswa ini akan diterjunkan ke-26 kabupaten/kota di antaranya Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Prabumulih, Ogan komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Kemudian, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Lubuklinggau, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Bangka Barat, Pangkal Pinang, Bangka, Bangka Tengah. Bengkulu, Kepahiang, Rejang Lebong, Way Kanan, dan Tulang Bawang. “Peserta KKL/KKN tahun ini merupakan mahasiswa angkatan 2014-2017. Jumlah Peserta KKN tersebar di 4 provinsi dengan rincian, Sumsel sebanyak 1.079 mahasiswa, Bangka sebanyak 48 mahasiswa, Bengkulu sebanyak 5 mahasiswa, dan Lampung sebanyak 2 mahasiswa,” jelasnya lagi. (rel)