Warga Keluhkan Taman tak Terurus

Warga Keluhkan Taman tak Terurus
Taman kota yang berada dibawah jembatan Musi II, Tebing Tinggi atau jembatan Kuning, kini semerawut ditumbuhi semak belukar menjulang tinggi menghiasi taman kota tersebut, Senin (7/10)

EMPATLAWANG, MEDIASRIWIJAYA - Taman kota yang berada dibawah jembatan Musi II, Tebing Tinggi atau jembatan Kuning, kini semerawut ditumbuhi semak belukar menjulang tinggi menghiasi taman kota tersebut.

Sebelumnya lokasi taman kota di bawah Jembatan Kuning ini selalu ramai di kunjungi warga khususnya warga Kecamatan Tebing Tinggi mengisi hari libur maupun disore hari melepas penat karena di Tebing Tinggi kurang tempat rekreasi. Kini tempat tersebut sudah jarang dan enggan dikunjungi warga karena kondisinya saat ini sudah tidak dibersihkan dan semeraut.

Bukan hanya rerumputan yang menjulang bahkan sampah plastik juga ikut menghiasi tempat tersebut. "Dulu sore hari sering ramai dikunjungi warga, apo lagi hari libur pasti ramai ado yang bawak keluargo yang nongkrong sambil melihat sungai Musi, sekalian mancing di sungai, tapi sekaranglah sudah mulai sepi karena semerawut dan kotor, " ungkap Melly salah seorang warga berada disekitar lokasi, melansir sripoku, Senin (07/10).

Sama halnya yang diungkapkan Rudi, mengatakan seharusnya instansi terkait harus dirawat agar masyarakat Empat Lawang ada berkreasi berhari libur. "Kalau bersih dan dirawat kemungkinan enak dikunjungi," katanya

Dirinya berharap agar instansi terkait bisa melestariakan potensi potensi wisata yang ada di Empat Lawang agar masyarakat yang tidak haus akan tempat hiburan / rekreasi. "Harapan kami masyarakat Empat Lawang, ada lokasi rekreasi agar masyarakat setempat bisa berlibur dan tidak mengunjungi tempat wisata kota lain," katanya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Munfazir Ghozali mengatakan untuk perawatan taman Musi dua atau taman kota bawah jembatan Kuning bukan tanah mereka." Itu bukan gawe kami, mungkin dinas pariwisata, atau dinas Perkim karena itu dulunya di Perkim, kalau kebersihannya mungkin ranah kami, " ujar dia.(net)