Pengabdian Masyarakat Pasukan Merah Putih Napi Bangun Musala

Pengabdian Masyarakat Pasukan Merah Putih Napi Bangun Musala
Kakanwil Kemenkumham Dr. H. Sudirman D Hury SH.Msi Saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushollah Nurul Hidayah Rupbasan Klas 1 Palembang

PALEMBANG.MEDIASRIWIJAYA.com - Wujud implementasi pembinaan program warga binaan terpadu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Klas 1A Pakjo membangun musala di lingkungan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Klas 1 Palembang.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumsel, Dr H Sudirman D Hury, SH,MSi di acara peletakan batu pertama Musala Nurul Hidayah Kantor Rupbasan Klas 1 Palembang, Kamis (2/8/18). Menjelaskan bahwa sesuai isi catur dharma narapidana di antaranya mematuhi janji tidak akan mengulangi kekeliruan dan menjadi manusia sosial berpancasila dengan mematuhi segala tata tertib yang telah ditetapkan.

“Ini gerakan pembangunan musala kali pertama yang dikerjakan dan selanjutnya bakal menyusul pada pembangunan-pembangunan yang lainnya, sekaligus upaya asimilasi warga binaan yang tak menutup kemungkinan bakal menimbulkan resistensi di tengah masyarakat,” imbuh Sudirman.

Menurutnya, dengan keterlibatan Pasukan Merah Putih napi yang dibentuk pada beberapa waktu yang lalu saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2018 upaya dalam pembangunan musala ini merupakan reinteraksi sosial warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

Untuk biaya pembangunan musala Nurul Hidayah berukuran 6 x 5 meter persegi dan direncanakan bakal rampung dalam kurun waktu tiga bulan ke depan ini, mantan Kakanwil Kemenkum HAM Sulawesi Utara (Sulut) ini menyebut berasal dari sumbangan dari pegawai di lingkungan Rupbasan Klas I Palembang dan Kanwil Kemenkum HAM Sumsel.

Sebelumnya, Kepala Rutan Klas IA Pakjo, Mardan,SH menyampaikan untuk tahap awal bakal dilibatkan beberapa napi yang dari hasil penilaian menunjukkan perilaku yang baik dan yang terpenting mereka memiliki basic dalam hal pembangunan.

“Musala yang barusan diresmikan Kakanwil Kemenkum HAM ini sebagai prototipe bagi pembangunan mushollah-mushollah ke depan di tempat lain, ini upaya kita memberdayakan warga binaan. Selain ini, di dalam mereka juga membuat kerajinan tangan seperti pembuatan karangan bunga atau florist dan pembuatan gelas untuk suvenir Asian Games,” tambah Mardan.(fdl)