Urine Sopir Damri Positif Konsumsi Narkoba, Bagian Operasi Patuh 2019 di OI

Urine Sopir Damri Positif Konsumsi Narkoba, Bagian Operasi Patuh 2019 di OI
Teks photo : Bersama jajaran Satlantas Polres Ogan Ilir (OI), petugas BNNK OI melakukan tes urine dadakan terhadap sejumlah sopir truk angkutan yang melintasi jalan dalam Terminal Km 32 Timbangan Indralaya.

INDRALAYA, MS    --   Bertepatan dengan momen pelaksanaan operasi patuh 2019 yang dilaksanakan secara serentak seluruh Tanah Air, bersamaan itu pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir (OI) menggelar tes urine mendadak terhadap sejumlah pengendara roda empat yang kebetulan tengah melintasi jalan umum. Pelaksanaan tes urine yang dilakukan pihak BNNK OI berlangsung, Kamis pagi (5/9) bertempat di jalan dalam terminal Km 32 Timbangan Indralaya Kabupaten OI. 

Hasilnya dari sebanyak 26 sopir pengendara roda empat yang dilakukan tes urine, dua diantaranya positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Kedua orang sopir yang urine-nya positif mengandung narkotika golongan satu jenis sabu itu, antara lain yakni atas narma Darma (40) sopir Bus Damri warga Palembang. Kemudian, sopir truk tanki pengangkut bahan baku aspal curah atas nama Roy Sihombing (45) warga Jambi. 

Oleh pihak BNNK Ogan Ilir, kedua orang sopir tersebut akhirnya tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan terlebih terhadap sopir Bus Damri yang mengangkut 17 orang penumpang dari arah Palembang hendak menuju ke Prabumulih. Dengan alasan pihak BNNK Ogan Ilir mengutamakan keselamatan penumpang. Mengingat dari hasil pengamatan oleh petugas BNNK OI, sopir Bus Damri bernama Darma itu masih dalam kondisi pengaruh narkotika jenis sabu. 

Kepala BNNK OI AKBP Irfan Arsanto SIK melalui Kasi Berantas Kompol John Lee mengatakan, untuk kedua orang pengemudi kendaraan roda empat yang positif menggunakan narkoba tersebut sudah digelandang ke kantor BNNK OI untuk ditindaklanjuti. "Kedua orang yang terindikasi positif narkoba ini akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan akan diassesment apakah nanti dilakukan pengobatan jalan atau akan direhab," ujar Kompol John Lee. 

Hasil pantauan di lokasi, satu persatu kendaraan roda empat (R4) maupun roda dua (R2) diberhentikan untuk menunjukkan surat menyurat kendaraan, kendaraan R4 mulai dari jenis kendaraan penumpang, travel, Bus maupun truk-truk Fuso selain harus menunjukkan kelengkapan lalu lintas juga dites urine. 

Hasilnya dari 26 pengendara roda empat yang dites urine, dua di antaranya diindikasikan positif menggunakan narkoba Jenis sabu dan ineks. 

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, AKP Dessy Ariyanti melalui KBO Lantas Iptu Usman mengatakan, dalam rangka Operasi Patuh Musi 2019 di hari kesembilan ini  menggandeng pihak BNNK Ogan Ilir, guna untuk melakukan tes urine terhadap para sopir kendaraan roda empat.

Lanjutnya menyampaikan, dari 26 sopir yang dites urine oleh pihak BNNK OI dua di antaranya diindikasikan positif menggunakan narkoba. "Untuk sopir yang positif menggunakan narkoba kita serahkan ke pihak BNNK OI untuk ditindaklanjuti. Sementara penumpang mobil yang sopirnya positif menggunakan narkoba semuanya diturunkan di terminal untuk dipindahkan ke mobil yang lainnya," ucap IPTU Usman seraya menyebut bagi pengendara yang melanggar dalam Operasi Patuh Musi 2019 semuanya diberikan tindakan tegas berupa tilang di tempat. "Sampai dengan hari kesembilan pelaksanaan razia ini, sudah ratusan pelanggaran yang kena sanksi tilang," ungkapnya.(Ber)