UMK Banyuasin Rp3.090

UMK Banyuasin Rp3.090
Kepala Dinasnakertrans Kabupaten Banyuasin, Noor Yosef zath

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA  - Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada tahun ini menaikkan Upah Minimum Kabupaten [UMK] dari Rp2.840 ribu pada 2019 menjadi Rp3.090 ribu di tahun 2020 ini. 

Kenaikan UMK ini setidaknya dapat membuat buruh di Banyuasin sedikit bernafas lega, bahkan kebijakan kenaikan UMK tersebut sudah dilakukan pada akhir tahun lalu.

Bupati Kabupaten Banyuasin H. Askolani.SH.MH melalui Kepala Dinasnakertrans Kabupaten Banyuasin, Noor Yosef zath, sudah mengusulkan kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru gaji UMK tahun ini Rp 3.090 ribu, dan sudah disetujui oleh Gubernur Sumsel. Ia menambahkan kenaikan UMK merupakan tanggung jawab Kabupaten, dan merupakan bentuk kepedulian Banyuasin terhadap para buruh di Banyuasin. "Kita sudah mengusulkan akhir tahun kemarin untuk menaikan gaji para buruh. Alhamdullilah Januari ini aturan tersebut sudah berlaku untuk seluruh perusahaan di Banyuasin," ujarnya.

Noor Yosep Zaht menambahkan awal tahun ini, UMK di Banyuasin naik menjadi Rp3.090 ribu. Surat kenaikan UMK yang diusulkan Bupati Banyuasin sudah ditandatangani Gubernur pada Desember 2019 dan diterapkan Januari 2020. "Jika masih ada perusahaan tidak mau bayar UMK ke buruh sesuai aturan,  silahkan lapor, namun perusahaan akan balik diberi peringatan,”ungkapnya.

Diberlakukan kenaikan UMK ini, tambah dia,  untuk seluruh perusahaan di Banyuasin yang berjumlah kurang lebih dari 200 perusahaan. “Selain itu,  memang program pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah mendapatkan mandat dari pusat berupa harus menekan kemiskinan, dan trik yang dilakukan Bupati untuk para buruh dengan menaikkan UKM,”  ujarnya. (vie)