UIGM Gelar Seminar Pendidikan Nasional

UIGM Gelar Seminar Pendidikan Nasional
Rektor UIGM menjadi moderator dalam kegiatan seminar nasional pendidikan ini

* Hadirkan Komisaris PT Telkom Indonesia
* Dibuka Wakil Gubernur Sumsel

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  - Universitas Indo Global Mandiri (IGM) menggelar seminar nasional pendidikan dengan menghadirkan tokoh nasional yaitu Komisaris PT Telkom Indonesia, Prof Dr Ir Marsudi W Kisworo dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Riza Fahlevi, MM yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sumsel, H Markoginta, S.Pd, MM.

Seminar nasional pendidikan yang digelar ini dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya yang pada sambutannya menyebutkan saat ini generasi milenial wajib memiliki penguasaan terhadap teknologi dan digitalisasi. 

Dalam Seminar Pendidikan dan Gathering "Guru Inspirasi di Era Merdeka Belajar" di Aula Lantai III Kampus Sudirman Universitas Indo Global Mandiri (IGM), Kamis (12/3/2020), ia menjelaskan jika perkembangan digitalisasi menjadi permasalahan yang harus disikapi oleh pemerintah. Menurutnya, tugas lembaga pendidikan yang membentuk karakter dan kemampuan generasi muda untuk dapat mengimbangi perkembangan zaman tersebut. 

"Keberadaan kampus-kampus digital seperti Universitas Indo Global Mandiri (IGM) inilah yang menjadi solusinya. Mahasiswa diberikan kemampuan berdasarkan bakat agar bisa terus berkembang. Tidak hanya menjadi pegawai, melainkan mencoba menjadi pengusaha," katanya di hadapan ratusan peserta seminar. 

Untuk itu, lanjutnya, keberadaan kampus seperti IGM ini dapat melahirkan generasi generasi muda yang melek terhadap kemampuan teknologi digitalisasi untuk memberikan bahkan membuka lapangan kerja sendiri. "Kita harap kian banyak  orang tua yang mempercayakan anaknya ke lembaga Universitas IGM ini," tegas dia. 

Selain itu, dalam gathering ini juga diakui Mawardi menjadi ajang silaturahmi para profesional di bidang pendidikan untuk bertukar informasi dan pengalaman. "Saya juga hormat dengan senior saya, Marzuki Ali. Beliau sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri. Dengan segudang pengalaman yang telah dilakoni mulai dari pegawai negeri, swasta, pengusaha, politisi dan saat ini fokus ke dunia pendidikan Indonesia," jelasnya. 

Di tempat yang sama, Komisaris PT Telkom Indonesia, Prof Dr Ir Marsudi W Kisworo menyebut jika saat telah terjadi "perang" digitalisasi fisik dan virtual. Kondisi ini, diakuinya nyaris memberikan perubahan di segala sektor. Menurutnya, digitalisasi mengubah cara kerja di bidang pendidikan, kesehatan, keuangan, asuransi, pariwisata bahkan sektor ekonomi sekalipun. "Contohnya sudah banyak. Salah satunya keberadaan ojek berbasiskan daring (online) yang bisa diakses oleh siapa saja," katanya saat memberikan pemaparan. 

Selain itu, keberadaan Artificial Intelegence (AI) of Things (Ilmu Kecerdasan Buatan) juga mengancam aktivitas masyarakat. Kondisi ini memunculkan pekerjaan pekerjaan baru yang akan menghilangkan pekerjaan konvensional. 

Rektor Universitas Indo Global Mandiri (IGM), Dr H Marzuki Alie, MM; menerangkan jika dunia usaha sangat terbuka untuk pengembanga diri. Terlebih jika dikuasai sejak dini di lembaga pendidikan perkuliahan. Menurutnya, Universitas Indo Global Mandiri banyak melahirkan pengusaha pengusaha yang sukses. 

"Kita punya kewajiban untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Tentunya kita harap, masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan kampus kampus yang ada di Sumsel ini. Semua alumninya wajib menerapkan dan mendedikasikan ilmunya untuk membesarkan nama daerah kita sendiri," ujarnya. (rin)