Tunggu Orderan Grab bisa Baca Buku

Tunggu Orderan Grab bisa Baca Buku
Gubernur Sumsel Herman Deru, Duta leterasi Percha Lianpuri, City Manager Grab Palembang, Siswantoro saat meresmikan shelter Grab PIM (foto ist)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Grab bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyediakan tempat menunggu (Salter), yang dilengkapi buku bacaan bagi pelanggan yang menunggu orderan.

Salter yang dipersiapkan Grab ini memberikan kenyaman bagi pelanggan menunggu jemputan Grab. Selain tempat yang nyaman pelanggan bisa memanfaatkan waktu menunggu sambil membaca buku yang sudah dipersiapkan.

City Manager Grab Palembang, Siswantoro mengatakan Grab berkomitmen untuk mendukung propinsi Sumsel tentang literasi agar masyarakat gemar membaca dan memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca buku.

“Kita akan persiapkan banyak buku disini mulai dari buku yang berkaitan dengan pariwisata, teknologi, novel, buku cerita dan buku-buku ringan lainnya yang bisa dimanfaatkan pelanggan,” katanya disela-sela pembukaan shelter Palembang indah Mall, melansir detiksumsel, Minggu (20/10).

Ditambahkanya, ini merupakan salter yang kedua setelah Picon tapi menjadi shelter yang pertama yang memiliki pasilitas untuk membaca buku.

“Palembang kita targetkan nantinya ada 11 shelter diantaranya Bandara, Asrama Haji dan dibeberapa titik lainya akan kami bagun. Saat ini baru ada dua dan dalam waktu dekat akan ada penambahan 4 salter lainya di Mall yang ada dipalembang.”jelasnya

Ditambahkanya, dengan adanya shelter ini penumpang yang menunggu akan lebih rapi lagi dan tidak menimbulkan kemacetan karena menurunkan atau menaikka penunpang Grab.

Sebagai moda transportasi online yang banyak diminati, Grab terus siap melakukan ekspansi kekabupaten-kota bila memang ada permintaan grab siap, tapi memang akan melalui survai terlebih dahulu.

Ditambahkanya, untuk di Sumatera Selatan sendiri, selain Palembang Grab juga sudah ada di Pagaralam, Lubuk linggau dan kota Prabumulih.

Siswantoro menambahkan, pihaknya siap melakukan ekspansi ke daerah- daerah bila memang dibutuhkan. “Kami juga mengharapkan Palembang bisa menjadi kota pertama mengalahkan Medan untuk jumlah pengguna,” ujarnya.(net)