Timsus Temukan Indikasi Dugaan Korupsi DD

Timsus Temukan Indikasi Dugaan Korupsi DD
(Foto Ist)

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA --Terkait adanya laporan dari pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menginformasikan adanya temuan dugaan korupsi yang dituduhkan kepada inisial Sh oknum mantan Kepala Desa (Kades) Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) beberapa waktu lalu. Akibatnya, tim khusus dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten OI yang diketuai Sulaiman Midun selaku Kabid Usaha Ekonomi DPMD OI beserta jajaran, Rabu (13/11) langsung melakukan investigasi ke lokasi pembangunan Tiang Penyangga Tanah (TPT) tahun anggaran 2018 dan 2019 yang didanai program Dana Desa. Hasilnya, tim tersebut mendapatkan temuan dugaan korupsi DD sebesar Rp 58.675.600. Karena, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), di setiap TPT itu seharusnya terpasang kayu cerucup.

Namun kenyataannya di lapangan, di setiap pembangunan TPT itu tidak dipasang cerucup. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan sejumlah tukang di Desa Tanjung Atap. Di hadapan mantan Kades inisial Sh yang mengerjakan pembangunan TPT, seperti Pahmi, Rison Hasbi dan Yudi. Pernyataan ke empat tukang itu juga tidak dibantah mantan Kades Tanjung Atap. Bahkan ke empat tukang itu sudah membuat surat pernyataan di atas materai, bila pembangunan TPT ini benar, tidak dipasang kayu cerucup.

Sementara salah seorang pendamping desa di Kecamatan Tanjung Batu, Budi Irawan yang turut melakukan investigasi ketika dikonfirmasi mengakui, telah mendapatkan temuan kejanggalan pada pembangunan TPT akibat tidak memasang cerucup. Namun, pihak pendamping desa Tim Pemkab OI tidak mau merinci jumlah kerugian negara itu. Tapi hasil pemantauan awak media, bila di total kerugian negara akibat tidak pemasangan cerucup capai Rp58.675.600. Rinciannya, TPT di tahun 2018 senilai Rp35.732.000 dan TPT tahun 2019 sekitar 22.942.600.

Dari pemantauan di lapangan, terdapat tujuh tim yang turun ke lapangan berasal dari Pemkab OI, termasuk Inspektorat, PMD yang diketuai Sulaiman Midun yang juga Kabid Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD OI. Dalam pertemuan di desa tersebut hadir juga mantan Kades Tanjung Atap Sahlan Hasyim, Pjs kades Fairussaleh, anggota BPD, pengurus Bumdes, tokoh masyarakat, pemuka agama dan puluhan warga lainnya. Kepala Bidang Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD OI Sulaiman Midun menjelaskan, bila kedatangan tim Pemkab OI dalam musyawarah desa untuk menyelesaikan masalah, terkait laporan warga dan LSM serta laporan ke DPRD OI, tentang dugaan penyimpangan dana desa dan Bumdes Tanjung Atap.(Ber)