Tim Ahli PDAM Tirta Musi Dampingi Pembenahan Kinerja PDAM Lematang Lahat

Tim Ahli PDAM Tirta Musi Dampingi Pembenahan Kinerja PDAM Lematang Lahat
Tim pendamping dari PDAM Tirta Musi Palembang (Stephanus, mantan Direktur Teknik PDAM Tirta Musi Palembang) saat bertemu Bupati dan Wakil Bupati Lahat.

LAHAT, MS. com - Pemkab Lahat menggandeng PDAM Tirta Musi Palembang untuk pendampingan perbaikan kinerja PDAM Tirta Lematang. Permasalahan penyaluran air bersih menjadi masalah yang dihadapi masyarakat di Lahat.
Beberapa kali pergantian pimpinan, PDAM Tirta Lematang masih saja 'sakit' dan merugi. Pemkab Lahat menggandeng PDAM Tirta Musi untuk berbenah secara total dan menyeluruh. Demikian dilansir di laman sripoku.com.

Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi Wabup Haryanto menegaskan, penyaluran air bersih di Lahat saat ini masih menjadi masalah yang dihadapi masyarakat. Untuk itu agar air bersih sampai ke masyarakat maka Pemkab Lahat berkomitmen untuk membenahi PDAM Tirta Lematang.

"Ini semua untuk melayani masyarakat tidak karena hal lain. Karena air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat," tegas Cik Ujang saat menerima kunjungan tim ahli dari PDAM Tirta Musi Palembang.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Lahat Ahmad Hartawan menjelaskan, pendampingan yang dilakukan oleh tim ahli dari PDAM Tirta Musi bertahap.

Pada tahap awal ini selama empat hari tim akan mengecek Intake, IPA, pipa sambungan ke masyarakat hingga ke PDAM Tirta Lematang. "Sebelumnya sudah ada pertemuan- pertemuan dengan PDAM Tirta Musi. Melihat dari perkembangan Tirta Musi yang saat baik maka kita ingin mencontoh bagaimana memperbaiki PDAM Tirta Lematang agar lebih baik," ungkap Ahmad Hartawan, Rabu (3/4).

Sementara Stephanus, Ketua Tim Ahli dari PDAM Tirta Musi Palembang yang juga mantan Direktur Teknik PDAM Tirta Musi Palembang menjelaskan, tahap pertama tim dibagi menjadi tiga untuk mengecek sistem pengolahan air bersih di Kabupaten Lahat. Serta mengecek manajemen PDAM Tirta Lematang.
"Dengan mengecek ke lapangan ini kita bisa mengetahui kepastian sistem penyadian air bersih itu dan masalahnya," ungkapnya. (SP)