Terapkan Disiplin Ketat, Pemain Chelsea Bisa Didenda Hingga Rp361 Juta

Terapkan Disiplin Ketat, Pemain Chelsea Bisa Didenda Hingga Rp361 Juta
Para pemain Chelsea merayakan gol semata wayang Michy Batshuayi ke gawang Manchester United pada lanjutan Piala Liga Inggris 2019/20 di Stadion Stamford Bridge, Kamis (31/10/2019).(Foto Ist)

MEDIASRIWIJAYA.com - Usai bermain heroik saat menjamu Ajax di Liga Champions, teranyar skuat asuhan Frank Lampard sukses memetik kemenangan di pekan ke-12 Liga Primer Inggris saat menjamu Crystal Palace.

Kemenangan atas Crystal Palace membuat The Blues saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 26 poin. Selisih satu poin dari Manchester City yang duduk di peringkat keempat.

The Blues memang mengawali start yang kurang oke musim ini. Tapi tim yang sebagian besar diisi para penggawa muda ini nyatanya punya nyali untuk mengembalikan kedigdayaan skuat London Utara ini. Buktinya di enam pertandingan terakhir Tammy Abraham dkk selalu menang.

Selebrasi striker Chelsea, Tammy Abraham, usai menjebol gawang Barcelona.(Foto Ist)

Hasil positif itu tentu tak lepas dari kerja keras Frank Lampard. Eks kapten Chelsea tersebut punya aturan ketat untuk membangun disiplin para pemainnya baik saat sesi latihan ataupun ketika pertandingan.

Dikutip dari Mirror, Lampard menerapkan sanksi denda bagi para pemainnya yang melakukan tindakan indisipliner. Belum lama ini, daftar denda tersebut sempat tersebar luas di jejaring media sosial.

Dalam daftar besaran sanksi yang ditandatangani langsung oleh Lampard per tanggal 27 Agustus 2019 itu diketahui para pemain bisa dikenai denda hingga Rp361 juta jika melakukan tindakan indispliner berat.

Tercatat bagi pemain yang telat saat pertandingan atau sedang menjalani pemulihan cedera didenda Rp45 juta. Tak hanya itu, pemain juga bisa dikenai denda jika bunyi ponsel terdengar kala pertemuan tim atau saat makan siang. Besarannya bisa mencapai Rp18 juta.

Denda tersebut wajib dibayarkan dalam tempo dua minggu. Apabila melewati batas waktu pembayaran maka dendanya akan dilipat gandakan.

Seluruh denda yang dibayarkan akan dikelola oleh staf pelatih dan akan dipergunakan untuk kegiatan amal serta tim.

Selain denda, Lampard juga melarang keras agen pemain datang saat para pemain berlatih. Bahkan, para keluarga pemain juga harus melayangkan izin apabila ingin bersua, paling tidak 24 jam sebelum mereka berlaga.(www.suara.com)