Sukses Pemilu, Prabumulih Luncurkan Sekolah Demokrasi

Sukses Pemilu, Prabumulih Luncurkan Sekolah Demokrasi
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra, saat peluncuran program Sekolah Demokrasi, di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih.(foto ist)

PRABUMULIH, MEDIASRIWIJAYA – Partisipasi pemilih di Kota Prabumulih tahun lalu, mencapai 82 persen lebih, sehingga dinilai sukses dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pun berjalan lancar. Karena itu, kota nanas menjadi lokasi pelaksanaan program Sekolah Demokrasi.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra, saat peluncuran program Sekolah Demokrasi, di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Sabtu (07/03/2020) mengatakan, partisipasi masyarakat tersebut, diharapkan memang betul muncul atau lahir dari keinginan pemilih yang rasional, dia memilih karena tidak dipaksa, dia memilih karena paham bahwa memilih ini dapat mengubah nasibnya.

”Nantinya akan berpengaruh dalam kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang nanti terpilih. Namun, masyarakat hendaknya tetap mengkritisi segala kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kepentingan warga atau tidak menepati janji kampanye," kata Ilham, melansir sumateranews.

Menurut Ilham, setiap kebijakan pemerintah yang akan dilahirkan itu juga menjadi penting, saya kira itu”, terang mantan wakil Ketua Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang akrab disapa Ilham.

Disinggung wartawan mengenai sekolah demokrasi, menurut dia, untuk peserta yang ikut sekolah demokrasi ini diprioritaskan untuk jadi penyelenggara pemilu. “Artinya kan menjadi penyelenggara pemilu itu bagian dari partisipasi masyarakat untuk mensukseskan pemilu, yang merupakan bagian dari dekmokrasi itu sendiri.” tegas Ilham

Masih ditambahkan Ilham, tetapi tidak lantas kemudian kita wajibkan untuk menjadi penyelenggara pemilu, kita berharap, kita menghasilkan pemilih yang rasional, jikapun kemudian dia punya kesadaran untuk menjadi penyelenggara pemilu juga itu baik. Tetapi tidak hanya persoalan untuk menjadi penyelenggara pemilu saja. “Selama tidak dilanggar aturannya tidak menjadi masalah, karenakan kalau di KPU ada aturannya sendiri, misalnya tidak boleh terlibat dalam partai politik, ada aturan lain yang tidak memperbolehkan, ya kami silahkan saja ke instansi tersebut kemudian menerapkan aturan tersebut kepada mereka kan tidak memperbolehkan atau mengizinkan mereka untuk ikut menjadi penyelenggara.” Tutup Ilham

Acara Launching Program “Sekolah Demokrasi” dihadiri puluhan peserta sekolah demokrasi, juga dihadiri Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, M.M diwakili Sekda Elman ST, MM, Komisioner KPU RI Ilham Saputra, ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan Dra. Hj. Kelly Mariana, ketua KPUD Prabumulih, Kapolres beserta Kajari Prabumulih, serta tamu undangan lainnya.(net)