Stok Darah Kosong

Stok Darah Kosong
(Foto Ist)

* B+ di UTD RSUD Banyuasin

BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA - Ketersediaan stok darah di Bank Darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Banyuasin, untuk golongan darah (Golda) masih cukup kecuali Golda B+ saat ini kosong.

Saat ini pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuasin terus mendorong untuk pertumbuhan jumlah pendonor mandiri (sukarelawan) sehingga kebutuhan darah terpenuhi.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuasin dr Hj Sri Fitriyanti H Askolani didampingi staf UTD RSUD Sudarwanto, Jumat (6/12) menyebutkan, untuk pertengahan Desember 2019 stok darah masih terpenuhi. Terkecuali golongan darah B+ karena memang stok darah kosong.

"Dalam sepekan banyak pasien memerlukan darah golongan B+," kata dr Sri, yang menyebutkan tersedianya Golda atas bantuan kegiatan sosial dari Batalyon Zeni Konstruksi 12 atau Yon Zikon 12/KJ.

Masih kata Sri, untuk kebutuhan Golda A, AB, dan O, di Bank Darah RSUD Banyuasin stok masih tersedia. Karena, semenjak kegiatan di Yon Zikon 12/KJ sampai sekarang stok darah tersebut masih ada. Sebab dari itu, pihaknya berharap di akhir tahun ini ada kegiatan sosial, donor darah yang dilaksanakan oleh para lembaga maupun pihak perusahaan serta jajaran pemerintah lainnya. Agar stok darah di Banyuasin terus terpenuhi.

"Saya harapkan, stok darah di Banyuasin selalu terpenuhi agar bisa membantu pasien yang sangat membutuhkannya," harap Ketua PMI Banyuasin seraya berucap bagi keluarga pasien yang butuh golongan darah bisa menghubungi Sahabat PMI Banyuasin, di Nomor WA 81532552550.

Istri dari Bupati Banyuasin H Askolani SH MH bertutur, sedikitnya pendonor sukarela, membuat persediaan darah siap pakai untuk golongan B+ terhitung hari ini kosong.

"Golda B+ kosong dan untuk Golda A, O, dan AB masih ada," tuturnya.

dr Sri berharap kepada masyarakat untuk bersedia mendonorkan agar permintaan darah bisa selalu tersedia. "Ayo berdonor, setetes darah kita sangat berarti," ajak Ketua PMI.

Sementara itu, Risma salah satu keluarga pasien di RSUD Banyuasin, sangat terbantu dengan adanya Sahabat Donor PMI Banyuasin, yang membantu dengan sukarela tanpa imbalan.

"Uwak aku sakit dan butuh darah B+, sudah menghubungi keluarga tapi tidak ada kecocok,an" ungkap Risma dengan adanya Sahabat Donor PMI, uwaknya terbantukan. (ydp)