SMSI Mantapkan Kepengurusan di 30 Provinsi, SMSI Sumsel Siap All Out 

SMSI Mantapkan Kepengurusan di 30 Provinsi, SMSI Sumsel Siap All Out 
Perwakilan SMSI Sumsel foto bersama Ketum SMSI menjelang acara Silaturahmi Nasional SMSI se-Indonesia di Banjarmasin 8 Februari 2020

JAKARTA, MEDIASRIWIJAYA.com - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) makin memantapkan kepengurusan di 30 provinsi menyusul dibentuknya kepengurusan baru di 3 provinsi  saat peringatan Hari Pers Nasional 2020. Ketiga provinsi tersebut Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat dan Jogjakarta. “Jadi saat ini SMSI sudah hadir di 30 provinsi,” ujar Ketua Umum SMSI Firdaus yang didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Mohammad Untung usai pelaksanaan Verifikasi Faktual SMSI DKI Jakarta, di kantor pusat SMSI, Jln Veteran II, No 7, Jakarta Pusat, Rabu (12/02). Demikian dilansir dari laman beritaindonesianet.com.

Firdaus berharap para pengurus SMSI Provinsi bisa memantapkan kepengurusan di seluruh kabupaten kota di daerah masing-masing.
Sementara itu, Rabu  (12/02) Dewan Pers melakukan Verifikasi Faktual Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DKI Jakarta. Verifikasi tersebut berlangsung di kantor SMSI DKI Jakarta, di Jalan Veteran II No.7C Jakarta Pusat.

Verifikasi dilakukan oleh Tim Verifikasi dari Dewan Pers, masing-masing, Asep Setiawan, Derita Sitorus (Sekretaris Dewan Pers), dan Staf Dewan Pers, Fajar.
Sejumlah poin diverifikasi, di antaranya adalah keanggotaan, kepengurusan, program kerja, dokumentasi administrasi, dan pengelolaan informasi ke seluruh anggota.

Asep Setiawan berharap, pengurus agar lebih perbanyak program pendidikan, penyelenggaraan workshop juga pelatihan-pelatihan untuk mendidik para anggota dan masyarakat tentang content knowledge serta studi banding ke media-media yang lebih kekinian. Asep yakin SMSI DKI Jakarta akan didukung oleh banyak pihak karena banyak perusahaan besar media menjadi anggotanya.
Dia juga berharap ke depan SMSI DKI Jakarta turut membantu memberikan edukasi sekaligus mengajak ribuan perusahaan media siber yang ada di Jakarta khususnya, untuk dapat bersama-sama bergabung di SMSI.
Menurut Asep hal itu penting agar ribuan pelaku media siber lebih terdata dengan baik, bertanggung jawab serta mendapat perlindungan dan bisa menerapkan good journalism.

Sementara Ketua SMSI DKI Jakarta, Nandi Nanti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dewan Pers yang telah hadir dan melakukan verifikasi faktual SMSI DKI Jakarta. “Harapan saya, ke depan tidak ada lagi perusahaan yang eksklusif karena saat ini eranya kolaborasi bersama untuk membesarkan perusahaan media online melalui wadah SMSI,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepengurusan SMSI Sumsel di bawah komando, Jon Heri menyatakan siap all out mendukung kebijakan SMSI Pusat di bawah kepemimpinan Ketua Umum SMSI, Firdaus. "Sejak awal kita sudah komitmen bahwa SMSI adalah wadah yang tepat untuk bergabung bagi media siber yang ada di Indonesia termasuk di Sumsel. Makanya kita konsisten mendukung SMSI. Meski saat ini berjamuran muncul organisasi siber yang bernama ini dan itu, tapi kita tetap yakin SMSI-lah pilihan kita karena eksistensi baik lembaga yang resmi didukung PWI Pusat dan sudah terverifikasi Dewan Pers, juga eksistensi para pengurusnya yang komitmen dan berkompeten sejak awal gabung di SMSI seperti Pak Firdaus, Ketum SMSI," ujar Jon Heri, Kamis (13/2).

Jon Heri berharap SMSI Sumsel akan solid dengan kepengurusan dan pembinaan para anggota. Menurutnya, SMSI Sumsel bertekad akan membawa organisasi ini menjadi sebuah organisasi media siber yang eksis, transparan dan akuntabel. (saf/net)