Sempat Hilang Tiga Hari, Juni Ditemukan Mengapung di Sungai

Sempat Hilang Tiga Hari, Juni Ditemukan Mengapung di Sungai
llustrasi nelayan

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Juni Bin Mattani (75), yang sempat hilang selama 3 hari, setelah jatuh terpeleset dari perahu, saat tengah mencari ikan di perairan sungai Ogan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, Rabu (27/2) pukul 17.00 wib.

Akhirnya korban Juni, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan posisi tengkurap, hanya mengenakan celana setengah tiang warna merah kotak- kotak tanpa mengunakan baju, di kawasan perairan Muara Kumbang Kabupaten Banyuasin Sumsel, Jumat (1/3) sekitar 13.00 wib.

Selanjutnya, jenazah Juni Mattani, dievakuasi petugas Basarnas Palembang, menuju Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk dilaksanakan pemeriksaan luar saja.

Kemas Ismail, Komandan Regu (Danru) Basarnas Palembang mmembenarkan jika jenazah yang mereka evakuasi merupakan seorang nelayan yang sempat hilang selama 3 hari.

"Kita dapat informasi Rabu sore hari, bahwa korban Juni Mattani terjatuh atau terpeleset dari sampan, kita langsung bergerak melakukan penyisiran, kita dapat informasi jika korban ditemukan di perairan Muara Kumbang Banyuasin" ungkap Kemas Ismail.

Masih dikatakan Kemas Ismail Danru Basarnas Palembang, jika mayat korban ditemukan sangat jauh dari lokasi awal korban jatuh. "Lokasi jatuh di Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Induk OI ditemukan sangat jauh, mungkin pengaruh arus deras, cuaca beberapa hari ini hujan, korban mungkin saja bisa terbawa arus ke Muara Kumbang Banyuasin," jelasnya.

Edwar Khalit Sabhara (35) Kades Muara Dua Kecamatan Pemulutan Induk Kabupaten OI, menuturkan, mengetahui ada warganya jatuh ke sungai, warga langsung bergerak melakukan pencarian secara tradisional. 

"Biasanya Mang Juni ini mencari ikan di seberang Sungai Ogan, pagi pasang puket atau jaring, kalau sore dia tidak mengangkat, tiba tiba mau balik sore itu dia terpeleset dan tengelam, " ungkap Edwan Kades Muara Dua yang ikut mendampingi pihak keluarga di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (1/3) pukul 16.00 wib.

Latif (47) anak korban, membenarkan jika dari mayat korban dikenali sebagai orang tuannya yang hilang dari pakaian yang dikenakan korban. 

"Dia memang tidak pakai baju, hanya celana merah kotak kotak putih, rencananya akan dibawa ke Pemulutan rumah duka malam ini juga rencana akan dimakamkan di TPU Talang Peramuan Pemutar," ujarnya.(Ly)