Secara Manual, Anggota Satgas TMMD Merehab Rumah Warga

Secara Manual, Anggota Satgas TMMD Merehab Rumah Warga

 

PEKALONGAN - Diperhitungkan tidak efektif jika memakai mesin molen, proses perehaban sejumlah RTLH milik warga Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, di gelaran TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, dilakukan secara manual.

Menurut Danramil 05/Kesesi, Kodim Pekalongan, Kapten Inf. Parman, sedikitnya ada 10 rumah warga yang direhab di TMMD Reguler Kodim Pekalongan. Lokasinya tersebar di sejumlah dukuhan, untuk itu dengan berbagai pertimbangan, tidak menggunakan molen.

''Dengan manual, misalnya saat mengaduk adonan semen campur pasir untuk membuat pondasi rumah, diperhitungkan efektif. Lain jika saat membangun talud, sasaran TMMD yang lain, karena kebutuhan adona banyak, justru untuk mempercepat pekerjaan harus menggunakan mesin molen,'' jelas Danramil Kesesi yang menjadi Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD reguler ke-107 Kodim Pekalongan.

Seperti halnya di perehaban salah satu Rumah Tidak layak Huni (RTLH) milik Sudarso (61) di Dukuh Jlubang RT 02/ RW 03, Desa Pantirejo. Tampak, Serda Warsito, dengan sejumlah anggota Satgas TMMD lainnya yang dari Zipur 4, saat mengaduk adonan untuk pembuatan pondasi, dilakukan secara manual.

''Menurut saya yang efektif saat merehab RTLH dengan manual. Karena kebutuhan adonan juga tidak banyak, sehingga jika memakai mesin moplen justru tidak efektif,'' beber Serda Warsito. (Pendim 0710/Pekalongan)

================