Sandiaga Uno Hadir di Kampus UIGM Kuliah Umum Wirausaha di tengah Pusaran Milenial

Sandiaga Uno Hadir di Kampus UIGM Kuliah Umum Wirausaha di tengah Pusaran Milenial
foto IST KULIAH UMUM - Sandiaga Uno menjadi narasumber di UIGM, Jumat (17/5).

PALEMBANG, MS - Sandiaga Salahuddin Uno hadir di Kampus UIGM Palembang menjadi narasumber pada Kuliah Umum dengan Topik Wirausaha di Tengah Pusaran Milenial, Jumat (17/5).

 H Marzuki Alie, SE MM, Rektor UIGM dalam sambutannya menyatakan selamat datang dan kegembiraan atas kehadiran Sandiaga Uno karena sosok Sandiaga yang juga sebagai pembicara nasional dan pengusaha berhasil ini sangat tepat untuk memotivasi para mahasiswa di UIGM. Marzuki yang pada kesempatan ini memaparkan kondisi Yayasan UIGM yang sudah memiliki beberapa lembaga pendidikan dan fasilitas pendukung seperti STIE, universitas, pesantren, sekolah pendidikan formal mulai dari SD, SMP dan SMA. "Beasiswa yang kami berikan kepada penghafal Alquran dan anak-anak yang kurang mampu. Kami menerima mahasiswa dari penghafal Alquran dan menggratiskan biaya kuliah kepada mereka. Sandi familiar dan masih enerjik dan berhasil sebagai pengusaha. Alumni UIGM sudah tersebar di berbagai usaha kami dorong mahasiswa jadi pengusaha. Sampai sekarang alumni UIGM sukses. Kami ajak mahasiswa ketika masuk sudah harus punya mimpi dan target. Makanya ketika selesai sudah tidak kagok lagi untuk mengaplikasikan ilmu yang kami berikan," kata Marzuki dalam sambutannya. 

Di tempat yang sama, Sandiaga Uno dalam paparannya menyebutkan sumbangan pemikiran tenaga, dana dan lain-lain dari Marzuki Alie yang dalam perjalanan diakui Sandiaga selalu menyupport dirinya. "Hj Asmawati sebagai pembina yayasan, Aswari Rivai yang juga hadir pada kesempatan ini. Muhammad Akbar Alfero yang juga hadir. Saya senang mendapat perhatian dan support ini," kata Sandiaga.

Lebih jauh, Sandiaga memaparkan perjalanan kariernya sebagai pengusaha. Krisis ekonomi yang menghantam Asia membuat dirinya menciptakan lapangan kerja sendiri. Bersama rekan memulai usaha dengan konsultan keuangan yang kecil-kecilan di wilayah Jakarta Selatan, Sandiaga menceritakan kondisi keprihatinan usaha yang baru dirintisnya itu. "Tiga orang karyawan 1997 itu usaha kami berkembang terus. Beralih ke investasi infrastruktur, telekomunikasi dan lain-lain dan sekarang lebih dari 30 ribu karyawan kami berkiprah," kata Sandiaga menyebutkan masa 20 tahun usahanya berkembang sampai sekarang.

foto: IST - Sandiaga Uno saat memberikan kuliah umum di Kampus UIGM.

Khusus Palembang, Sandiaga menjelaskan bahwa peluang para milenial menjadi pengubah negara. Kota Palembang Venezia dari Timur julukan Palembang yang terkenal. Bagaimana semua milenial di UIGM jadi milenial sukses. Preneur, berbicara mengenai pabrik, uang dan lain-lain. Berbicara 4.0 berhubungan dengan internet dan era sekarang. Meski berbicara robot tapi tetap ada peluang bagi SDM. "20 tahun lagi Indonesia akan masuk masa kejayaan dan maju dengan 1/3 populasi Indonesia adalah milenial di Indonesia. Masa depan ditentukan milenial. Motor elektrik yang diciptakan SDM masa depan nantinya. Anak-anak muda dengan bonus demokrafi dengan jumlah populasi usia produktif. Usia di bawah 30 tahun dengan sebutan milenial ke depan. Kita tak berpangku tangan. Peluang datangnya sekali dan kita siap untuk wujudkan itu menjadi kesuksesan," ujarnya lagi. (rel)