Rumah Zakat Action untuk Indonesia 

Rumah Zakat Action untuk Indonesia 
IST - Rumah Zakat action memberikan bantuan kepada korban banjir.

MEDIASRIWIJAYA.com -  Bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia membuat Rumah Zakat memberikan perhatian lebih terhadap penanggulangan bencana dengan membentuk Rumah Zakat Action yang merupakan unit kebencanaan Rumah Zakat, Jumat (14/6).

Sejak diresmikan pada awal tahun 2019, unit tersebut telah melakukan Aksi Peduli Bencana Nasional di 50 titik bencana di seluruh Indonesia (periode Januari-Mei 2019). Dalam Aksi Peduli Bencana tersebut, Rumah Zakat telah menugaskan sebanyak 1.090 relawan yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah membantu sebanyak 61.596 penerima manfaat korban bencana. 

"Rumah Zakat Action ini hadir untuk membantu warga yang terdampak bencana di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga berupaya untuk membentuk Program Kesiapsiagaan Bencana di wilayah Desa Berdaya yang berpotensi terkena bencana," ungkap Nur Effendi Chier Executive Officer Rumah Zakat. 

Di awal bulan Juni 2019, Indonesia kembali dilanda bencana banjir di beberapa wilayah Indonesia, di antaranya banjir di Desa Raja, Kec. Ngabang, Kab. Landak, Kalimantan Barat, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan di Samarinda. 

Menanggapi hal tersebut, Rumah Zakat Action langsung menugaskan lima relawan untuk melakukan proses evakuasi dan menyalurkan berbagai bantuan untuk korban di Ngabang Kalimantan Barat.  "Rumah Zakat Action juga menyalurkan 200 paket Superqurban dan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan warga. Selain itu juga menyediakan satu unit ambulance dan perahu karet yang digunakan untuk proses evakuasi dan mobilisasi warga", terang Nur.

IST - Tampak perugas Rumah Zakat Action sedang mendatangi salah satu kediaman korban banjir.

Rumah Zakat Action membuka Posko di Jalan Pemuda, Dusun Tungkul, Desa Hilir, Kec. Ngabang, Kab. Landak, Kalimantan Barat. Banjir yang terjadi di wilayah Ngabang berdampak pada enam dusun, di antaranya Dusun Hilir Tengah, Dusun Raiy, Dusun Pesayangan, Dusun Hilir Kantor, Dusun Tanjung, dan Dusun Pulau Bendu. Total warga yang terdampak di Dusun Reiy berjumlah 852 jiwa. 

Masih kata Nur Effendi untuk banjir di Samarinda, Rumah Zakat Action telah melakukan Aksi Peduli Bencana dengan menugaskan enam personil relawan dan tim kaji cepat, menyalurkan 470 paket Superqurban, mendistribusikan 700 paket makanan, First Aid untuk para korban banjir. 

Menurut data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kalimantan Timur per Senin (10/6) pukul 10.00 WITA, banjir yang terjadi berdampak pada rumah warga dan fasilitas umum. Di antaranya berdampak pada 10.000 jiwa, 10.000 rumah warga dan 10 hektar sawah terendam, dan berdampak pada empat kecamatan. 

IST - Stok bantuan yang akan diberikan kepada korban banjir oleh Rumah Zakat Action.

Bencana banjir di awal bulan Juni tidak hanya melanda wilayah Kalimantan, hujan deras yang mengguyur wilayah Konawe Utara sejak Sabtu (8/6) hingga Minggu (9/6) menyebabkan banjir dan mengakibatkan 28 desa terendam dan terisolir. 

Menurut data dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Konawe Utara menyampaikan data pengungsi sampai Minggu pukul 23.00 WITA berjumlah 1.054 KK atau 4.089 jiwa. 

Sedangkan menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, masih terdapat delapan desa yang belum bisa dijangkau karena derasnya aliran air dan akses jalan menuju desa terputus. “Insya Allah Rumah Zakat akan terus concern untuk menggalakkan Aksi Peduli Bencana Nasional. Semoga dengan adanya bantuan yang kami berikan, baik itu bantuan tenaga relawan, bantuan pangan ataupun berbagai bentuk bantuan lainnya bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Nur Efendi. (rel/ay)