RG Srikandi Mahardika Luncurkan Sanggar Belajar Gratis di Kota Palembang

RG Srikandi Mahardika Luncurkan Sanggar Belajar Gratis di Kota Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Rumah Gerakan (RG) Srikandi Mahardika bekerja sama dengan PT Semen Baturaja, meluncurkan sanggar belajar gratis di Kota Palembang. Sanggar tersebut beralamat di Jalan Pantai Musi 13 Ulu.

"Sanggar ini, menjadi alternatif warga dan anak-anak untuk mengikuti beragam pelatihan dengan gratis. Kami menyiapkan pelatihan beragam bidang, seperti kesenian dan kerajinan tangan," kata Ketua Yayasan RG Srikandi Mahardika, Galuh Sitoresmi, di Palembang, Rabu (18/3).

Dia menambahkan, anak-anak juga difasilitasi untuk belajar berbagai mata pelajaran yang mereka minati. "Sanggar ini, merupakan lokasi pertama dan ditargetkan setiap kecamatan akan didirikan sanggar yang sama," tambah dia.

Galuh menambahkan, yayasan ini seperti sanggar atau rumah yang menaungi beberapa lembaga pendidikan. Untuk usia didik Galuh mengatakan mulai dari tujuh tahun hingga pelajar tingkat SMP. Serta tenaga pengajar dari para relawan yang didominasi oleh para mahasiswa. 

Ia berharap dukungan pemerintah, yang sangat dibutuhkan karena selama ini pihaknya swadaya sendiri, serta bantuan dari BUMN juga diharapkan seperti yang di lakukan PT. Semen Baturaja. 

Fitria Margareta selaku Vice Presiden Human Resource PT.Semen Baturaja mengatakan Sanggar RG Srikandi Mahardika ini merupakan kegiatan yang sangat positif.

"Kegiatan ini, menjadi langkah awal untuk berbagi kepada anak-anak di kecamatan Seberang Ulu II ini, sehingga mereka bukan hanya mendapat pendidikan formal tetapi bisa juga belajar yang non formal seperti tari, pembacaan puisi, " ungkapnya.

Tidak hanya itu dari pihak perusahaan selain memberikan apresiasi pihaknya akan memberikan dukungan berkelanjutan dilihat dari hasilnya kedepan. 

"Jadi, kami sangat mendukung sekali dan memberika apresiasi dgn adanya sanggar senini ini. Kedepannya, jika kedepan terlihat hasilnya yang positif untuk masyarakat sekitarnya mungkin kami secara kontinyu memberi bantuan," jelasnya.

Camat SU II, Rachmad Pane yang turut hadir mengatakan kegiatan ini langkah positif diwilahnya yang akan didukung penuh.

"Ini merupakan langkah yang positif dan menjadi contoh untuk kami laksanakan untuk di enam kelurahan lainnya, masih ada enam kelurahan lagi yang membutuhkan sanggar seperti ini, yang tujuannya untuk memperdayaan masyarakat terutama untuk memperdaya anak-anak remaja yang putus sekolah sebagai lembaga pelatihan non formal, kita juga perlu peran pihak ketiga dan memanfaatkan pendanaan dari CSR dari usaha-usaha mikro sehingga kegiatan seperti ini bisa kita laksanakan ke depan." (Rel)