Waspadai Ancaman Campak dan Rubella

Waspadai Ancaman Campak dan Rubella
Sosialisasi Imunisasi Campak dan Rubella. (Ist)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Untuk mencegah ancaman penyakit campak dan Rubella, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinkes Palembang akan melakukan imunisasi Measles Rubella (MR) massal. Rencananya, imunisasi ini akan dimulai pada Agustus mendatang.  

“Untuk Agustus imunisasi MR diberikan kepada anak usia sekolah 7 s.d < 15 tahun dilaksanakan di seluruh sekolah (PAUD, SD, dan SMP). Untuk  September Imunisasi MR diberikan untuk bayi usia 9 bulan s.d <7 tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas, dan sarana kesehatan lainnya,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Hj Letizia MKes di acara Workshop dan Sosialisasi Imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat kota Tahun 2018 di Hotel Horison Ultimate, Kamis  (5/7).

Letizia menambahkan, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CSR pada tahun 2020. Salah satu diantara upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (Imunisasi Massal) dan introduksi MR.

Sementara narasumber workshop, dr Rahmat menyampaikan campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

“Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan,” katanya.

Sampai saat ini, sambungnya, tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella. Namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella. “Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus,” ujarnya.

Dia menambahkan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang ditularkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. “Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash), disertai dengan batuk/pilek dan atau konjungtivitis akan sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, meningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian,” paparnya.

Sementara Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan Sosial dan Kemasyarakatan,  K Safaruddin SSos mengajak masyarakat Kota Palembang pada  Agustus dan September  baik di sekolah, Puskesmas Posyandu,   Panti Asuhan dan fasilitas kesehatan  lainnya, sama-sama mendukung pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella. “Sehingga pada tahun 2020 tidak terjadi lagi penularan penyakit campak dan rubella,” tukasnya. (Saft)