Untuk 10 Perahu Nelayan Sulteng, Menteri Susi Melenggok Mengunakan Busana Anne Avantie

Untuk 10 Perahu Nelayan Sulteng, Menteri Susi Melenggok Mengunakan Busana Anne Avantie
(Foto Istimewa)

JAKARTA, MEDIASRIWIJAYA.com  - Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti nampaknya selalu membawa kejutan untuk kita semua. Susi menjadi model untuk busana desainer Anne Avantie di Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, Selasa (23/10). Fashion show-nya bertajuk 'Badai Pasti Berlalu' yang memiliki misi kemanusiaan. 

Di balik lenggokannya di atas catwalk, Bun, Susi memiliki niat yang mulia untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.Niatnya ini ia utarakan di akun Instagram-nya.

"Untuk 10 perahu nelayan Palu dan Donggala, saya akan jalan di catwalk Jakarta Fashion Week Anne Avantie nanti malam jam 20:30 WIB di Senayan City," tulis Susi, dikutip dari laman detikcom.

Penampilan Susi menutup manis fashion show megah milik Anne Avantie. Kehadiran Susi di panggung mode Anne Avantie bukan pengalaman pertama baginya. Maret lalu, ia unjuk kebolehan sebagai model di fashion show selebrasi 29 tahun Anne Avantie berkarya.


Selain berjalan di catwalk, beberapa waktu lalu, Susi Pudjiastuti juga sudah dua kali ke Palu. Ia meninjau posko KKP Save Palu serta pendistribusian bantuan dari KKP untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, yang mengungsi di posko.

"Ada tiga posko yang KKP buat yaitu di Mamboro, Sigi, dan Bandara SIS Al-Jufrie. Masing-masing dilengkapi dengan dapur umum, tenaga kesehatan, dan ruang belajar sementara untuk anak-anak. Setidaknya ada ribuan pengungsi di tiap posko. Semoga bantuan ini dapat meringankan pilu yang dirasakan para korban gemba bumi dan tsunami," tulis Susi.

Di postingan terpisah, Susi membagikan foto kegiatan di posko bantuan. Salah satu foto, tampak petugas posko melakukan trauma healing pada anak-anak. Mereka yang masih belia sepertinya dijadikan prioritas utama untuk dibantu. Hal ini karena musibah seperti gempa di Palu bisa mengguncang jiwa terlebih pada anak-anak.

Dikutip dari Healing Series Children's National Health System, ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan orang tua atau tenaga relawan ketika melakukan trauma healing untuk anak korban bencana alam.

1. Menciptakan perasaan aman
2. Selalu ada untuk anak-anak
3. Berusaha menghormati perasaan anak
4. Sesuaikan sesi trauma healing dengan kelompok umur anak
5. Ekspresikan melalui permainan dan seni
6. Kurangi eksposur media yang menampilkan berita gempa.(Net)